ilustrasi

Koranseruya.com — Liga Champions kini telah memasuki babak delapan besar. Delapam tim terbaik bersaing merengkuh trofi si kuping besar tahun ini. Mereka adalah Leicester City, Real Madrid, Barcelona, Atletico Madrid, Juventus, AS Monaco, Bayern Muenchen, dan Borussia Dortmund.

Semua pemain masing-masing memiliki peran, namun 11 pemain di setiap posisi ini layak di acungi jempol. Mereka berperan besar mengantar tim hingga sejauh ini. Berikut 11 pemain terbaik sesuai dengan posisi mereka.

11. Jan Oblak (Atletico Madrid)

Oblak

Kiper Atletico ini tampil sangat istimewa pada dua leg laga melawan Bayer Leverkusen. Los Rojiblancos memperlihatkan performa yang sangat solid.

Tapi, tanpa Oblak, mereka rasanya akan kebobolan beberapa gol pada leg kedua. Sang pemain memperlihatkan aksi memikat dan menawan lewat penyelematan-penyelamatan pentingnya.

10. Benjamin Mendy (AS Monaco)

Benjamin Mendy
Benjamin Mendy

Bek kiri satu ini memperlihatkan aksi yang sangat luar biasa pada dua leg bersama Monaco. Sang pemain aktif dalam melakukan overlap dan spesial saat diminta bertahan.

Seorang full-back modern yang performanya memang meningkat drastis sepanjang musim ini. Tak ayal, Mendy menjadi salah satu faktor naiknya performa Monaco.

9. Wes Morgan (Leicester City)

Wes Morgan

Mencetak gol penting pada leg kedua melawan Sevilla dan benar-benar sempurna memimpin lini belakang The Foxes, Morgan membuktikan bahwa dirinya tidak bisa ditembus lewat serangan-serangan mematikan tim lawan.

8. Sergio Ramos (Real Madrid)

Sergio Ramos

Selalu menjadi penentu tim lewat gol-gol yang sebenarnya sangat identik, Ramos selalu berada di waktu krusial dan mematikan harapan lawan.

Ramos pun menjadi salah satu bek tertajam di Eropa saat ini dan dia memperlihatkan bahwa masih tak tergantikan di skuat Madrid. Kapten yang selalu memberikan dampak positif.

7. Dani Alves (Juventus)

Dani Alves

Pengalaman Alves sebagai juara Eropa bersama Barcelona membuatnya punya mental istimewa. Tak ayal Juventus pun mendapati keuntungan memiliki Alves di Champions League musim ini.

Permainan Alves sangat luar biasa saat Juventus menghantam Porto di leg pertama dan kedua. Dia membuktikan bahwa umur belum berpengaruh dan terus memperlihatkan performa luar biasa.

6. Kylian Mbappe (AS Monaco)

Kylian Mbappe

Gelandang serang yang bisa menjadi striker ini sedang menjadi topik pembicaraan di dunia sepak bola. Sang pemain berhasil membuat gol pada dua leg Monaco saat mendepak Manchester City di 16 besar.

Masih berusia 18 tahun, performanya sudah sangat superior dari pemain-pemain senior lainnya. Tak heran jika tim-tim besar mulai mengejar pemain satu ini yang dianggap sebagai wonderkid paling fenomenal di Eropa.

5. Thiago Alcantara (Bayern Muenchen)

Thiago Alcantara

Thiago memperlihatkan kelasnya kala Bayern dua kali membantai Arsenal. Umpan-umpan sang pemain selalu berujung pada peluang bahkan gol Bayern. Tak ada yang mampu menahan kreasi pemain Spanyol tersebut.

Dia bersinar di leg pertama dan menjadi sumber sebagian besar gol Bayern, pada leg kedua performanya memang tak sespesial leg pertama, tapi tetap bermain baik.

4. Fabinho (AS Monaco)

Fabinho

Memiliki posisi asli sebagi full-back, Fabinho tampil luar biasa sebagai gelandang jangkar. Dia membuat gelandang-gelandang Man City tak bisa berkreasi pada dua leg.

Selain memiliki daya jelajah yang signifikan, Fabinho juga punya ketajaman sehingga paket lengkap pantas dijulukkan kepada sang pemain.

3. Riyad Mahrez (Leicester City)

Riyad Mahrez

Mahrez mungkin baru kembali mengilap di Premier League. Tapi, performa dia secara keseluruhan di Champions League terbilang menawan. Dia juga jadi bintang Leicester pada leg kedua saat The Foxes menghajar Sevilla.

Tak bisa dimungkiri, Mahrez adalah bintang sesungguhnya Leicester dan bisa saja musim panas nanti dia direkrut oleh tim yang lebih besar.

2. Pierre-Emerick Aubameyang (Borussia Dortmund)

Pierre-Emerick Aubameyang

Aubameyang membuktikan tajinya saat mencetak hat-trick untuk Dortmund di leg kedua menghadapi Benfica. Dia membuktikan bahwa kapasitasnya sangat tinggi dan menjadi sumber gol utama tim.

Meski Dortmund tak konsisten di Bundesliga, ketajaman Aubameyang tetap terlihat dan ia sangat konsisten mencetak gol sepanjang musim ini.

BACA JUGA :Undian Perempat Final Liga Champions: Bayern vs Madrid, Barca Ditantang Juve

1. Neymar (Barcelona)

Neymar

Sosok pahlawan pada comeback paling bersejarah Barcelona 6-1 menghadapi Paris Saint-Germain. Ketika Lionel Messi dan Luis Suarez tak bisa berbuat banyak, Neymar membuktikan kapasitasnya sebagai pemain istimewa.

Dua gol dan satu assist penentu kemenangan kepada Sergi Roberto di menit terakhir dari Neymar membuat Barcelona melaju ke perempat final dengan sangat dramatis. (asm)

BACA JUGA :Tantang Madrid, Begini Kata Neuer dan Philip Lahm

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

10 − 2 =