pegawai pengadilan bone di tes urine

KORANSERUYA.COM–Sebanyak 14 pegawai Pengadilan Negeri Bone dari 49 pegawai yang telah melakukan tes urine di kantor pengadilan Negeri Bone, Senin 30 Oktober 2017 dinyatakan postif.

Tes urine tersebut digelar oleh Pengadilan Negeri Bone dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNN) Kabupaten Bone untuk lakukan tes urine menyeluruh ke semua pegawai, mulai dari hakim, panitera pengadilan hingga staf Pengadilan Negeri Bone.

Beruntung, hasil tes urine yang positif tersebut bukan karena penggunaan narkotika, melainkan karena efek dari pengguaan obat-obat resep dokter untuk obat flu, asam urat dan penyakit lainnya.

Petugas BNN Bone yang memeriksa sampel urine di pengadilan negeri bone

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bone, Muharram Sahude usai mengecek hasil sampel urine tersebut.

“Belum ada indikasi narkoba, sementara yang 14 terindikasi positif tersebut karena pengaruh obat berupa asam urat, flu dan penyakit, kami minta mereka yang mengkonsumsi obat harus dengan resep dokter” kata Muharram.

Ketua Pengadilan Negeri Bone, Sigit Triyono, mengatakan kendati tes urine tersebut merupakan perintah dari atasan Dirjen Peradilan Umum untuk tes urine kepada seluruh pegawai namun dia berharap para hakim dan pegawai dilingkup pengadilan negeri Watampone bebas dari obat-obatan terlarang.

“Saya bersurat ke BNN Bone untuk tes urine dan terlaksana hari ini. Terkait yang terindikasi itu saya tidak tahu pasti tapi kalau perlu saya akan perintahkan untuk membawa sisa obat yang mereka konsumsi itu,” pungkas Sigit (abdulwarishasrat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eleven + eleven =