Lima pelajar salah satu SMP di Palopo diamankan polisi karena tertangkap menghisap lem fox.
Lima pelajar salah satu SMP di Palopo diamankan polisi karena tertangkap menghisap lem fox.

KORANSERUYA.COM–Miris. Hanya kata itu yang dapat menggambarkan perilaku anak-anak jaman sekarang. Betapa tidak, 5 anak dibawah umur harus digelandang ke Mapolsek Wara Utara karena tertangkap basah sedang asyik menghisap lem fox di sekitaran masjid Jabal Nur Perumnas, Sabtu (25/11) malam lalu.

Ketiga ABG ini, yakni AG (13), AP (12), TU (13), FI (12) dan ZL (13). Kelimanya masih berstatus pelajar SMP dengan sekolah yang sama, di salah satu sekolah ternama di Kota Palopo. Mereka tinggal di daerah yang sama, yaitu Perum Perumnas, Kelurahan Rampoang, Kota Palopo.

Informasi dihimpun KORAN SeruYA, saat digerebek, kelima ABG ini tak berkutik. Selain mengamankan lima pelajar itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lem fox yang dibungkus plastik bening.

AG, salah seorang pelaku, mengaku baru pertama kali ngelem atau menghisap lem fox. Dia mengaku dibujuk salah seorang temannya, yang ikut diamankan.

“Saya disitu hanya duduk-duduk. Tapi AP memaksa saya untuk menghisap lem itu,” ucap AG, polos.

Kapolsek Waru, Iptu Idris mengatakan, orang tua mereka dipanggil agar mereka mengetahui perbuatan anaknya, saat berada di luar rumah. Dengan begitu, pengawasan orang tua terhadap anak mereka dapat ditingkatkan.

“Kami pangil orang tua mereka, supaya orang tua mereka tahu perbuatan anak mereka. Selain itu, kami juga berikan surat pernyataan agar anak mereka tidak mengulangi perbuatannya dan para orang tua dapat meningkatkan pengawasan terhadap anak mereka,” ungkap Iptu Idris.

Dia menambahkan, zaman sekarang, orang tua harus serba waspada dalam mengawasi lingkungan pergaulan anak. Sebab, lingkungan mereka dapat mempengaruhi perilaku dan tindakan si anak. Jika tidak ektra waspada, bukan tidak mungkin mereka akan terjurumus dalam pergaulan bebas.

“Zaman sekarang orang tua harus ekstra waspada dalam mengawasi anak mereka. Narkoba, hisap lem, tawuran, dan tindak kejahatan lainnya sudah merambah ke dunia anak-anak. Jika kita tidak ekstra waspada, bukan hal mustahil anak kita akan terjerumus di dalamnya,” pungkasnya. (liq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × 1 =