Penyerahan insentif kepada 83 imam masjid tingkat kecamatan Se-Kabupaten Luwu Utara. (ft/tiara).

KORANSERUYA.COM — Sebanyak 83 orang imam masjid tingkat kecamatan Se-Kabupaten Luwu Utara menerima insentif dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Masjid Syuhada Masamba, Rabu (9/8).

Insentif tersebut diserahkan langsung oleh Asisten Administrasi Dan Umum, Drs H Muh Kasrum MSi. Dalam sambutannya, Kasrum mengatakan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu Utara berharap agar BAZNAS tetap mempertahankan sinergitas. Itu dengan memastikan dana masyarakat bisa tersalurkan dengan baik dan bermanfaat. Menurutnya, profesi Imam masjid merupakan tugas yang mulia.

BACA JUGA :Bersaing di Pilgub, Cakka-Aziz Tunjukkan Keakraban…

“Imam masjid mengabdi dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab. Ini adalah tugas mulia,” ujar Kasrum.

Dalam kesempatan itu, Kasrum menegaskan, untuk periode sebelumnya sudah banyak memberikan partisipasi.

“Kita harapkan di periode sekarang agar bisa tetap berkoordinasi dengan Pemda Luwu Utara untuk menuntaskan kemiskinan di Kabupaten Luwu Utara,” katanya.

Potensi zakat di Kabupaten Lutra, lanjut dia lagi, sangat besar. Itu jika dikelola dengan baik. “Sehingga tidak ada lagi kegiatan keagamaan yang terbengkalai hanya karena kekurangan dana,” jelasnya.

Kata dia, BAZNAS berfungsi mengumpulkan zakat profesi bagi pegawai pemerintah daerah Kabupaten Luwu Utara agar bisa disalurkan untuk kegiatan keagamaan dengan mengedepankan visi misi Luwu Utara yang religius.

BACA JUGA :Wow, KPU Palopo Bakal Hadirkan Najwa Shihab di Debat Kandidat Pilkada

Selaku panitia kegiatan itu, Drs Baso Rahmat mengungkapkan, kegiatan ini merupakan wadah keagamaan masyarakat.

“Jumlah imam mesjid yang diberikan insentif berjumlah 83 orang Se-Kecamatan Se Kabupaten Luwu Utara. Sumber dana BAZNAS dari infaq dan sedekah serta zakat profesi dari pegawai Pemda Luwu Utara,” tandasnya. (tia/asm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × 1 =