AKBP Ahmad Yanuari Insan

LUWU — Kapolres Luwu, AKBP Ahmad Yanuari Insan mengaku sangat berat meninggalkan Luwu, tempatnya selama ini bertugas, dirinya meminta kepada masyarakat Luwu agar terus di doakan tetap amanh dan karir yang baik.

Melalui pesan WA-nya, Kapolres yang hanya 16 Bulan menjabat Kapolres di Luwu, kini dimutasi ke Polda Sulsel menjabat sebagai Wadir Pamobvit.

“Doakan saya cepat menjadi Kombes, saya juga sedih harus meninggalkan Luwu.” ungkapnya.

Selama menjabat Kapolres Luwu, AKBP Ahmad Yanuari Insan sangat disenangi anak buahnya, salah satunya Bripka Erwin Setiawan mengagumi sebagai pimpinan yang patut di teladani.

“Bapak kapolres selain baik terhadap anak buahnya juga tidak arogan, namun tetap tegas juga disiplin,” ujar pelatih pocil ini.

Bahkan karena ketegasannya dia sukses mengungkap sejumlah kasus termasuk kasus pemerkosaan anak bawah umur dengan pelaku sebanyak 24 orang.

Kasus pemerkosaan anak di bawah umur ini menjadi viral di media nasional hingga media dari manca negara bahkan jajaran polres Luwu menuai simpati dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

Jabatan yang ditinggalkan Insan kini dijabat AKBP Dwi Santoso yang sebelumnya menjabat Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel.

Mutasi Ahmad Yanuari Insan tertuang dalam keputusan berdasarkan salinan Surat Telegram Kapolri bernomor ST/2750/XI/2017 tertanggal 16 November 2017 yang bersamaan dengan mutasi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel, Irjen Pol Muktiono yang digantikan Irjen Pol Umar Septono.

Muktiono dimutasi ke jabatan barunya sebagai Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Kapolri. Sementara penggantinya, Umar Septono adalah Kakorsabhara Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri.

Irjen Pol Muktiono telah menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Selatan sejak 12 Desember 2016 lalu, yang sebelumnya menggantikan Irjen Pol Anton Chrlyan.

Muktiono dalam jabatannya sebagai Kapolda Sulsel baru hampir setahun. Sementara pejabat penggantinya, Irjen Pol Umar Septono, adalah Perwira Tinggi Polri jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) lulusan tahun 1985.

Ia kelahiran Purbalingga, Jawa Tengah, yang sebelumnya menjabat sebagai Kakorsabhara Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri. Ia juga pernah menjabat Kapolda NTB.

Pergantian pucuk pimpinan di Polda Sulsel juga diikuti pergantian di pucuk pimpinan Polres di Sulsel.

Informasi Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani SIk MH, menyebutkan ada 12 Kapolres di Sulsel yang diganti. (eca)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 × 5 =