MALILI — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur, Munir Razak blak-blakan menyebut, dari puluhan perusahaan di Kabupaten Luwu Timur hanya PT Vale yang nampak dana Corporate Social Responsibility¬†(CSR) nya.

Padahal kata Munir Razak, semua perusahaan yang mendapatkan provit atau kebutuhuhan di daerah harus memberikan CSR dan itu merupakan kewajiban yang diatur oleh undang-undang.

“Ada puluhan perusahaan di Kabupaten Luwu Timur mulai dari PT Truba, Thies, Trakindo, Exindo, United Traktor, Lekton, CLM, Pul, dan lain-lain. Namun yang nampak dana CSR-nya hanya PT Vale. Padahal dana CSR itu merupakan suatu kewajiban dari setiap perusahaan,” sebutnya Jumat (8/3/2019).

BACA JUGA :Bantuan Rumah dan Puskesmas PT Vale Untuk Warga Palu Diterima Pasha

Ditanya terkait apakah sudah ada Perda CSR di Lutim, Munir Razak menyebutkan jika saat ini perda CSR sudah dibahas mulai tahun lalu dan saat ini masih sementara digodok.

“Harusnya pada saat penyerahan CSR ada pelaporan ke DPRD supaya tidak tumpang tindih dengan APBD,” tuturnya.

“Jika CSR dikelola dengan aturan maka pasti akan mengalami perubahan baik dari segi pembangunan bahkan dapat menjadi pedoman yang jelas bagi perusahaan dalam menyalurkan dana CSR-nya sehingga lebih terencana, terarah, dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya. (has/asm)