Petugas PAM TM Palopo melayani masyarakat menggunakan mobil tangki bila terjadi kemacetan distribusi air bersih ke pelanggan. Layanan mobil tangki ini salah satu upaya dilakukan PM TM Palopo memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Kota Palopo. (ft/humas)
Petugas PAM TM Palopo melayani masyarakat menggunakan mobil tangki bila terjadi kemacetan distribusi air bersih ke pelanggan. Layanan mobil tangki ini salah satu upaya dilakukan PM TM Palopo memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Kota Palopo. (ft/humas)
Topik Populer
#Gempa Palu

KORANSERUYA.COM–Musim penghujan sudah di depan mata, itu berarti curah hujan akan semakin intens. Dimana kondisi ini juga akan ikut mempengaruhi kualitas air sungai yang selama ini dijadikan sebagai sumber air baku oleh Perusahan Air Minum Tirta Mangkaluku (PAM TM) Daerah Kota Palopo.

Kondisi ini tentu akan sangat mempengaruhi kelancaran pendistribusian air ke pelanggan dikarenakan pengolahan air baku dengan tingkat kekeruhan yang tinggi akan semakin sulit dilakukan.

“Seperti diketahui jika musim penghujan tiba maka tingkat kekeruhan air di sungai yang menjadi sumber air baku kami sangat tinggi, sementara kemampuan mesin pengolahan air kami sangat terbatas,” ungkap Direktur Operasional (Dirops) PAM TM Palopo, Abd Hamid yang ditemui Rabu, (22/11/2017).

Disebutkannya, dari pengalaman yang ada selama ini saat musim penghujan tingkat kekeruhan air baku yang ada di sungai bisa mencapai 3.000 NTU (satuan tingkat kekeruhan air-Red), sementara kemampuan mesin pengolahan air yang kami miliki hanya mampu hingga 1.000 NTU.

Oleh karenanya jika tingkat kekeruhan air jauh melebihi ambang batas kemampuan mesin maka produksi air akan dihentikan sementara. “Ini untuk mencegah mesin tidak rusak yang justru membuat kondisi akan semakin parah,” ujar Hamid.

Dirincikan Hamid, sungai yang paling sering mengalami tingkat kekeruhan yang sangat tinggi adalah Sungai Latuppa dan Sungai Mangkaluku. Dimana dua sungai ini menjadi sumber air baku utama bagi sebagian besar pelanggan PAM TM.

“Maka dari itu untuk mengantisipasi kemungkinan terganggunya pasokan air minum ke pelanggan akibat kondisi ini maka kami mengimbaun kepada masyarakat untuk menyiapkan penampungan air sebagai cadangan manakala air tidak mengalir akibat air baku yang tidak dapat diolah,” imbaunya.

Lebih jauh dijelaskannya penyebab terganggunya pasokan air minum ke pelanggan tidak hanya diakibatkan kondisi air baku yang buruk namun juga bisa disebabkan pecahnya pipa distribusi dan penyebab lainnya.

“Tapi apapun penyebabnya, jika masyarakat memebutuhkan air akibat air tidak mengalir kami siap menerjunkan armada mobil tangki,” janjinya.

Untuk itu bagi pelanggan yang membutuhkan air disarankan untuk segera menghubungi bagian pelayanan PAM TM di nomor (0471) 21247 atau SMS ke 085145320000.

Guna memenuhi kebutuhan air minum bagi warga Palopo, saat ini PAM TM mengoperasikan lima unit Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) yakni IPAM Abd Majid, IPAM Mungkajang, IPAM Battang, Ipam Magandang dan IPAM Batu Papan dengan kapasitas produksi mencapai 500 liter per detik.(HUMAS PAMTM)