Bahas Kasus e-KTP Tercecer, Kadis Dukcapil Lutra Kumpulkan Pejabatnya

359
Kadis Dukcapil Lutra, Mas'ud Masse, saat memimpin pertemuan dalam rangka membahas e-KTP Tercecer, Selasa (11/12), di Masamba.

Masamba — Kasus terbuangnya e-KTP di Duren Kelapa Sawit Jakarta Timur yang saat ini menjadi berita hangat di berbagai media, baik elektronik, cetak, maupun media daring, membuat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Luwu Utara, Mas’ud Masse, bergerak cepat dengan mengumpulkan seluruh pejabat Lingkup Dinas Dukcapil Lutra untuk membahas hal tersebut, Selasa (11/12), di Ruang Rapat Disdukcapil Lutra.

Pertemuan ini sekaligus menindaklanjuti arahan khusus Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh kepada seluruh Kadis Dukcapil di Indonesia. Seperti dilansir detikc.om, ada empat arahan Dirjen, yaitu: (1) Cek blangko baru, terpakai, rusak, dan sisanya berapa. Jaga dan amankan; (2) Cek e-KTP yang sudah jadi tapi belum didistribusikan untuk segera didistribusikan; (3) Cek e-KTP rusak, segera dipotong dan simpan yang rapi; serta (4) Waspada pungli dan calo.

Di hadapan seluruh pejabat dan para staf lingkup Dukcapil Lutra, Mas’ud menginstruksikan agar tetap disiplin bekerja dan berhati-hati di dalam melaksanakan pekerjaan sesuai tugas dan fungsi masing-masing. “Kita tidak ingin kejadian di Duren Kelapa Sawit Jakarta Timur terjadi di Luwu Utara. Untuk itu, saya minta tetap disiplin dan hati-hati dalam bekerja,” tegas Mas’ud di hadapan para Kabid, Kasi dan staf Dukcapil.

Dengan mimik serius, Mas’ud berulang kali menyebut empat arahan Dirjen Dukcapil. Di mana empat arahan tersebut segera ditindaklanjuti agar kejadian terbuangnya e-KTP di Jakarta tidak terulang di Luwu Utara. “Semoga arahan pak Dirjen dan pak Kadis mendapat perhatian serius dari para pegawai Dukcapil di dalam menangani dokumen Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil,” tandas Kabid Pelayanan Catatan Sipil, H.M. Tahir, usai pertemuan. (har/man)