Topik Populer
#Gempa Palu

KORANSERUYA.COM — Bakal calon gubernur Sulsel, Djuli Mambaya (DJM) mengalami perlakuan tidak mengenakkan saat menghadiri Pertemuan Raya (Praya) X Persekutuan Pemuda Gereja Toraja di Museum Ne’Gandeng Malikiri, Toraja Utara, Senin (25/9) sekitar pukul 12.00 wita.

Pelakunya diketahui adalah Ketua Umum Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Provinsi Papua, John Rende Mangontan. Informasi yang dihimpun menyebutkan saat acara tengah berlangsung, John tiba-tiba datang dan memukul DJM di bagian pipi sebelah kanan.

Insiden tersebut tidak berlanjut setelah dipisahkan oleh sejumlah tamu yang hadir.
Pasca kejadian, DJM yang juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Papua itu langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Tana Toraja.

Ke Mapolres, DJM diantar keluarga, penasehat hukum serta membawa hasil visum dari RS Pongtiku. Pengacara DJM, Jefriko membenarkan pelaporan ke pihak yang berwajib. Dia berharap pelaku diberikan hukuman sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Belum diketahui secara pasti apa penyebab sehingga John tiba-tiba memukul DJM.

Namun, informasi yang dihimpun menyebutkan John emosi lantaran status DJM di media sosial facebook yang menyerang pribadinya.

Tak ingin menjadi pesakitan sendiri, Selasa (26/9) siang ini, John juga melaporkan DJM ke Mapolres Tana Toraja. Dia melapor dengan tuduhan pengancaman dan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh DJM di salah satu grup di facebook.

Kasatreskrim Polres Tana Toraja, AKP Jhon Paerungan, belum bisa dimintai keterangannya terkait kasus ini.

Beberapa waktu lalu DJM sudah menyatakan sikap untuk maju di pilgub Sulsel 2018. Balihonya sudah tersebar di berbagai tempat. Termasuk sejumlah posko pemenangan di beberapa daerah. Hanya saja melihat kondisi politik yang terjadi, DJM dikabarkan mengurungkan niatnya dan kini fokus sebagai Kadis PU di Provinsi Papua. (adn)