mappesabbi, datu luwu, kantor walikota palopo
Kadis PUPR Palopo, Antonius Dengen berbincang dengan Datu Luwu, Andi Maradang Mackulau pada acara adat 'Mappesabbi' di Istana Datu Luwu, Rabu (12/7) malam lalu. (ft/chaliq)

KORANSERUYA.COM–Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Palopo Antonius Dengen menghadiri upacara adat Mappesabbi di Istana Kedatuan Luwu, Rabu (12/7) malam lalu. Upacara adat ini sebagai tanda pembangunan Kantor Walikota.

Antonius Dengen mengatakan Pemkot Palopo menghargai adat Luwu. Olehnya itu, untuk pembangunan Kantor Walikota Palopo, ditandai dengan upacara adat Luwu Mappesabbi meski terkesan telat karena kantor baru Walikota Palopo itu sudah hampir rampung. Upacara ini sendiri biasa dilakukan bila Kedatuan Luwu akan mendirikan bangunan.

“Upacara ini sebagai tanda bahwa Pemkot Palopo menghormati dan mengikuti adat kedatuan Luwu,” ungkapnya kepada koranseruya.com.

Sementara itu, Datu Luwu Andi Maradang Mackulau mengatakan meskipun upacara Mappesabbi terkesan terlambat, namun nilai dari upacara itu tidaklah luntur. Sehingga tidak perlu mencari-cari kesalahan dalam pembangunan Kantor Walikota Palopo. “Upacara ini dilakukan bukan untuk mencari-cari kesalahan orang,” jelas Datu Luwu.

BACA JUGA: Klub Futsal asal Palopo ini Berlaga Turnamen Nasional

Selain itu, Datu Luwu menegaskan Tanah Salokoe merupakan Tanah yang sakral bagi Kedatuan Luwu. Sehingga tidak boleh diganggu oleh siapapun. “Tanah tersebut merupakan tempat untuk dilantiknya Datu Luwu menjadi Pajung Luwu”, kata Datu Luwu.

Sementara itu, Antonius Dengan mengatakankan pihaknya tidak menganggu ataupun merubah tanah Salokoe yang berada di depan Kantor Walikota Palopo. Tanah Salokoe sendiri merupakan tempat pengujian bagi Datu Luwu menjadi Pajung Luwu.

BACA JUGA: Pabrik Batu Cipping Terbesar di Luwu Ditutup

“Kami sama sekali tidak menyentuh apalagi menganggu tanah yang bersejarah bagi orang Luwu itu,” kata Antonius Dengen.

Antonius berharap keseluruhan proses pembangunan Kantor Walikota Palopo tuntas tanpa kendala, sehingga ikon baru Kota Palopo tersebut dapat selesai secepatnya.

“Semoga tidak ada kendala lagi, jadi pembangunan Kantor Walikota Palopo bisa secepatnya selesai,” pungkasnya. (liq/kin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

10 + sixteen =