Owner MBM, Amrik San

KORANSERUYA.COM — Walikota Palopo, HM Judas di pelbagai kesempatan menyampaikan kepada warganya khususnya para pemuda agar menunjukkan kreatifitasnya untuk meraup keuntungan. Salah satu program yang ditawarkan Judas sejak tahun lalu ialah “Siapa Mau Kerja Apa”. Melalui program itu, pemerintah siap membantu para pelaku usaha agar usahanya bisa berjalan mulus.

BACA JUGA :VIDEO : Kala Ratusan Pecinta Burung Perebutkan Piala Walikota Palopo

Program itu rupanya disambut baik oleh Merdeka Birds Management (MBM) yang beranggotakan pemuda dan para pecinta burung kicau.

Owner MBM, Amrik San mengatakan, setelah melihat kondisi perekonomian yang sulit ditebak, akhirnya mereka sepakat mencoba menyambut program Walikota “Siapa Mau Kerja Apa”.

“Berawal dari hobi, kami mencoba menggali potensi beberapa anak muda yang hobi cat, akhirnya kami membuka jasa cat sangkar burung dengan pertimbangan sangkar adalah performance pertama di butuhkan dalam dunia kicau mania,” kata Amrik.




Amrik yang juga Dewan Pembina BPC Hipmi Kota Palopo beberapa hari terakhir melihat perkembangan usahanya itu.

“Alhamdulilah, setiap hari kelompok anak muda tersebut bisa menyelesaikan pengecatan 5 sampai 10 sangkar, dengan estimasi biaya dari Rp150rb sampai Rp300 ribu, tergantung ukuran dan tingkat kesulitannya,” sebutnya.

BACA JUGA :ABK asal Luwu yang Dikabarkan Hilang Belum Ditemukan, Keluarga Cemas

Amrik menambahkan, pemuda yang dilibatkan dalam usaha itu tidak hanya bermodalkan mampu memegang kuas, mereka sebelumnya dilatih menggunakan tekhnik tersendiri.

“Pelatihan jasa pengecetan sangkar burung ini searah dengan program pemerintahan Walikota Palopo dalam memenuhi kebutuhan lapangan kerja untuk warga,” tandasnya. (asm)

Tiga buah sangkar usai di cat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × 1 =