Abubakar Wasahua (ft/int).
Topik Populer
#Gempa Palu

JAKARTA — Jika tidak ada aral melintang, Jumat (18/5/18) besok kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Abubakar Wasahua dilantik sebagai anggota DPR-RI. Pelantikann itu diagendakan melalui sidang Paripurna DPR-RI.

Abubakar Wasahua akan menjabat sebagai legislator untuk sisa masa jabatan 2014-2019 menggantikan istri Bupati Sidrap, Fatmawati Rusdi yang maju di Pilkada Sidrap 27 Juni mendatang. Tuntutan regulasi pilkada, para calon bupati yang terikat secara institusi di tempat kerja yang lain harus mundur secara permanen, saat para bakal calon itu mendaftar di KPU.

“Insya Allah jadwalnya pada 18 Mei, SK dari presiden juga sudah ada. Hal ini sangat luar biasa, sebab pelantikannya bersamaan dengan puasa ramadan tahun ini. Semoga ini menjadi berkah bagi masyarakat di Dapil III Sulsel,” kata Abubakar Wasahua, belum lama ini.

Kursi parlemen bukanlah hal baru bagi Abubakar. Dia adalah mantan anggota DPRD Sulsel Fraksi PPP selama 15 tahun atau tiga periode pemilu 1999, 2004 dan 2009. Dia putra asal Maluku, lahir di Ambon 8 April 1961. Setamat SMA di Ambon 1982, hijrah ke Makassar lanjut studi pada IAIN Alauddin Makassar Fakultas Ushuluddin jurusan dakwah. Semasa mahasiswa aktif organisasi kampus seperti, HMI, PII, BKPMI dan berubah jadi BKPRMI.

Karier politiknya diawali dari bawah, tetapi di lingkungan keluarga di Ambon, orang tuanya adalah pengurus Parmusi di desanya, sehingga pengenalan dan sosialisasi politik secara tidak langsung membekas dalam dirinya kelak di kemudian hari.

Pemilu pertama era Reformasi 1999, Abu Bakar lolos jadi anggota DPRD Sulsel daerah pemilihan Luwu. Dua kali pemilu selanjutnya yakni Pemilu 2004 dan Pemilu 2009 mengantar dirinya menjadi wakil rakyat dari daerah pemilihan Luwu Raya meliputi, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur dan Palopo.

Pilihan daerah pemilihan pada wilayah kabupaten dan kota di Luwu Raya itu, tidak terlepas dari asal usul isterinya Nurhayati M yang merupakan orang asli dan berakar di Larompong, Kabupaten Luwu. Sehari-hari dia juga Ketua DPW Persatuan Ummat Islam (PUI) Sulsel, Ketua DPW Persaudaraan Muslimin Indonesesia (Parmusi) Sulsel, Wakil Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Wilayah Sulsel.

Pengenalan partai politik sejak kecil dijalani dalam lingkungan keluarga di Ambon. Orang tua adalah pengurus Partai Parmusi pada tingkat desa. Ada pesan amanah disampaikan bapak katanya, “Biar sampai mati kita tetap di PPP”. Ketika menuju Makassar lanjut studi kuliah di IAIN Alauddin Makassar langsung kembali aktif di DPC PPP Makassar diajak Ust. Wahid Ismail, ke daerah-daerah ikut kampanye dan pengkaderan.

PPP Sulsel pada Pemilu 2014 menempatkan wakilnya di Anggota DPR RI sebanyak tiga orang yakni; Amir Uskara Dapil 1 Sulsel meraih 67.925 suara; Andi Muhammad Galib Dapil II meraup 32.915 suara serta Fatmawati Rusdi Dapil III dengan 93.856 suara, sementara Abubakar Wasahua suaranya mencapai 10 ribu lebih. (asm)