kampus STIEM Palopo
kampus STIEM Palopo

 

PALOPO, SeruYA–Melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terkadang masih jadi kendala bagi sebagian orang. Utamanya mereka yang tergolong ekonomi menengah ke bawah. Beasiswa pun hanya menyentuh sebagian kecil dari banyaknya mahasiswa tergolong kesulitan memenuhi biaya kuliah.

Untuk menyikapi masalah biaya kuliah yang membengkak Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah (STIEM) Palopo mempunyai cara tersendiri. Dengan model yang disebut sistem SPP tunggal. Semua biaya pembayaran yang biasanya membengkak pada semester akhir akan diangsur pada semester awal.

“Semua biaya digabungkan menjadi satu dalam SPP Tunggal ini. Uang KKN, wisuda, dan biaya yang biasanya membengkak pada semester akhir sudah diangsur dari semester satu, bisa dicicil juga,” jelas Andika Rusli, Sekertaris Penerima Mahasiswa Baru (PMB) 2017, Selasa (1/8) pagi.




Setiap semesternya Mahasiswa membayar biaya sebesar Rp 2.310.000 atau Rp 385.000 per bulannya. Olehnya itu, dengan sistem pembayaran seperti ini diharapkan dapat membantu mahasiswa yang mempunyai ekonomi menegah ke bawah.

“Sudah tidak ada lagi alasan untuk tidak kuliah. Biaya per bulannya saja lebih murah jika dibandingkan dengan cicilan barang elektronik,” ucap Andika sambil bercanda.

Saat ini STIEM Palopo sedang membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang keempat. Calon mahasiswa yang telah mendaftar mencapai 410 orang. Terbagi atas tiga jurusan. Jurusan tersebut antara lain Manajemen, Akutansi, dan Ekonomi Pembangunan.

Pendaftaran itu dibuka mulai tanggal 6 Juli sampai 25 Agustus 2017. Pendaftarannya pun telah melalui via online. Cukup mengakses situs resminya yaitu pmb.stiem.ac.id. (liq/kin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

seventeen − 12 =