Indah Putri Indriyani
Indah Putri Indriyani

Koranseruya.com. Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriyani, menegaskan, usulan masyarakat Kecamatan Malangke terkait pengadaan 200 bungkus kondom bergetar, bukan candaan atau guyonan. Menurutnya, hal tersebut murni aspirasi dari masyarakat.

” Kita akan mengakomodir usulan ini. Tetapi, akan dikaji lebih jauh lagi,” katanya saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Luwu Utara, di aula Lagaligo Kantor Bupati Luwu Utara, Sulawesi Selatan, siang tadi. Dia juga memuji masyarakat Malangke yang mengusulkan kondom bergetar ini karena sudah paham tentang program pemerintah yakni membatasi laju pertumbuhan penduduk.

” Mungkin masyarakat sudah berpikiran maju bahwa program ini juga merupakan salah satu program yang cukup penting dibanding program lainnya seperti infrastruktur dan lainnya. Jadi, harus diakomodir,” kata Bupati cantik ini.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kepala Bidang Pembangunan Manusia, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) luwu Utara, Saiful. Dia mengatakan, karena hal tersebut merupakan usulan dari bawah, maka tetap harus diakomodir sebagai aspirasi masyarakat. Hanya saja lanjut dia, untuk pengadaan kondom tersebut pihaknya harus melakukan konsultasi dulu dengan provinsi melalui asistensi. ” Tapi yang pasti usulan ini tetap kita akomodir,” katanya. (luk)

BACA JUGA :siapa Konsumen Kondom Bergetar di Palopo? Baca Ini….