Bupati Luwu, Andi Mudzakkar bersama Wabup Amru Saher di lokasi pencarian warga yang hilang.
Bupati Luwu, Andi Mudzakkar bersama Wabup Amru Saher di lokasi pencarian warga yang hilang.

KORAN SeruYA–Bupati Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Mudzakkar, didampingi wakilnya, Amru Saher, memimpin pencarian seorang warga Desa Saronda, Kecamatan Bajo, Kabupaten Luwu, bernama Baso Serang (55), yang dilaporkan hilang terseret arus sejak Minggu (12/3) malam lalu.

Usai bertemu dengan sejumlah personil TNI AU yang akan menggelar latihan di Belopa, siang kemarin, Bupati yang akrab disapa Andi Cakka itu langsung bergabung dengan masyarakat di sekitar Sungai Suso tempat hilangnya korban.

Di sungai tersebut juga sudah menunggu Wakil Bupati Amru Saher, yang sejak pagi berada di tempat kejadian. ” Ini merupakan bentuk perhatian kita kepada keluarga korban. Kita berharap, korban segera ditemukan,” kata Cakka.

Orang nomor satu di Kabupaten Luwu itu bahkan sempat menyambangi rumah keluarga korban di Desa Saronda. Dia menemui istri korban, Daeng Sonna, yang tampak sangat sedih dengan peristiwa tersebut.

“Percayakan kepada pemerintah dan petugas. Berdoa saja. Insya Allah, kita berharap bisa ditemukan dalam keadaan selamat,” harap Andi Cakka kepada istri korban.

Pencarian terhadap Baso Serang yang akrab disapa Daeng Serang, sudah dilakukan oleh petugas Polsek Bajo bersama warga setempat, sejak Senin pagi. Namun, hingga saat ini, korban belum ditemukan.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, pada Minggu pagi, Daeng Serang berangkat ke kebunnya seorang diri. Biasanya, lelaki kelahiran Gowa itu pulang ke rumah sebelum magrib. Namun, setelah pukul 22.00 wita, korban belum juga kembali. Dg Sonna, istri korban mulai gelisah dan melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Bajo.

Dugaan sementara, korban terseret arus Sungai Suso yang memang berdekatan dengan kebun milik korban. Diduga kuat, korban terseret saat menyeberangi sungai tersebut. Apalagi, warga menemukan baju, parang dan sandal milik Daeng Serang di sekitar sungai.

Kapolsek Bajo, Iptu Ralim yang dimintai tanggapannya mengatakan, kemungkinan besar korban sudah terseret arus dari lokasi awal. Apalagi, Sungai Suso pada malam kejadian kondisinya banjir akibat hujan yang mengguyur pada malam hari.

“Kita sudah mencari hingga ke muara Cimpu Kecamatan Suli. Tapi belum ditemukan,” katanya kepada Koran SeruYA, kemarin.

Ralim juga mengungkapkan, pencarian dipusatkan di sepanjang aliran sungai hingga ke Bendungan Lekopini. Ralim berharap warga lainnya juga turut membantu pencarian. ” Makin banyak warga yang mencari, makin besar peluang kita untuk menemukannya,” kata Ralim. Hingga pukul 21.00 wita, malam tadi korban belum juga ditemukan. (eca/adn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

four × two =