Sipir Lapas Palopo menggeledah salah seorang napi Narkoba saat penggeledahan blok napi Narkoba di Lapas Palopo. (ft/ist)
Sipir Lapas Palopo menggeledah salah seorang napi Narkoba saat penggeledahan blok napi Narkoba di Lapas Palopo. (ft/ist)

KORANSERUYA.COM–Tidak ada jaminan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) bebas peredaran Narkoba, termasuk Lapas Klas IIA Palopo. Terbukti, sipir Lapas Palopo sudah berulangkali mengamankan pengunjung ataupun napi memiliki Narkoba.

Untuk mengantisipasi masuknya Narkoba ke Lapas Palopo, termasuk barang-barang berbahaya lainnya, Kepala Lapas (Kalapas) Palopo bersama petugas Lapas lainnya rutin mengadakan penggeledahan blok napi, termasuk memeriksa barang-barang milik warga binaan Lapas Palopo.

Misalnya, Kalapas Palopo, Indra Sofian memimpin langsung penggeledahan blok napi, Senin (27/11) lalu. Penggeledahan dalam bentuk inspeksi mendadak (Sidak) ini, dikhususkan di blok napi kasus Narkoba.

Napi penghuni blok narkoba kaget karena tidak menduga jika akan diadakan Sidak oleh Kalapas dan jajarannya. Seluruh penghuni blok napi narkoba dikeluarkan dari dalam blok, kemudian barang-barang mereka diperiksa satu per satu. Sebelum para napi Narkoba dimasukkan kembali ke dalam bloknya, mereka digeledah satu per satu.

Pemeriksaan yang begitu ketat itu, ternyata hasilnya nihil. Namun demikian, Kalapas menyita beberapa barang milik napi yang dinilai berbahaya untuk disimpan napi dalam Lapas.

“Barang napi yang disita, seperti 3 handphone, sendok, dan kabel. Semua barang hasil penggeledahan ini tidak diperbolehkan masuk ke blok, makanya kami sita,” kata Kalapas Palopo, Indra Sofian.

Kalapas Palopo, Indra Sofian memberikan arahan kepada para napi kasus Narkoba agar tidak memasukkan Narkoba ke dalam Lapas, karena pihak Lapas akan rutin mengadakan Sidak. Napi yang ditemukan memiliki Narkoba dalam Lapas akan disanksi tegas dan diproses secara hukum. (ft/ist)
Kalapas Palopo, Indra Sofian memberikan arahan kepada para napi kasus Narkoba agar tidak memasukkan Narkoba ke dalam Lapas, karena pihak Lapas akan rutin mengadakan Sidak. Napi yang ditemukan memiliki Narkoba dalam Lapas akan disanksi tegas dan diproses secara hukum. (ft/ist)

Penggeledahan yang dilakukan sudah terjadwal dilakukan dua kali dalam satu minggu. Setiap dilakukan penggeledahan, pihaknya tidak memberitahukan kepada warga binaan. Dengan demikian, mereka tidak punya kesempatan menyembunyikan barang yang dilarang masuk dalam Lapas.

“Tiap malam perwira piket melakukan pengontrolan setiap blok. Penggeledahan sendiri sifatnya rahasia, kita lakukan tanpa sepengetahuan penghuni blok,” ucapnya.

Dengan rutinnya penggeledahan tersebut, Kalapas berharap, peredaran Narkoba masuk Lapas bisa diawasi ketat dan barang-barang haram itu tidak sampai masuk ke Lapas. “Termasuk barang-barang berbahaya lainnya diantisipasi tidak masuk Lapas,” katanya. (liq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

7 + 11 =