Korban Masjaya yang tewas di TKP
Korban Masjaya yang tewas di TKP

KORAN SERUYA — Masjaya (39) warga Desa Margalembo, Kecamatan Mangkutana Luwu Timur, provinsi Sulawesi Selatan tewas mengenaskan, malam tadi sekitar pukul 21.00 wita. Pegawai Bank Danamon Luwu Timur itu tewas setelah ditikam badik di bagian ulu hatinya.

Pelakunya bernama Ilhamsyah (29) warga Desa Balai Kembang, Kecamatan Mangkutana. Antara korban dan pelaku masih bertalian keluarga, Om dan keponakan. Masalahnya, diduga karena faktor cemburu.

Informasi yang dihimpun Koran SeruYA menyebutkan, sekitar pukul 20.30 Wita, korban bersama rekannya sesama Pegawai Bank Danamon, Rosnina Amir (26), mendatangi salah seorang calon nasabah di Dusun Margosuko, Margalembo untuk membicarakan soal kredit yang diajukan.

Pelaku yang punya hubungan spesial dengan Rosnina merasa cemburu melihat korban dan pacarnya jalan di malam hari. Belum usai urusan kredit, pelaku yang datang berboncengan dengan kawannya, datang dan menjemput Nina secara paksa. Pelaku sempat melontarkan kata tidak etis yang membuat korban tersinggung. ” Pulang saja. Istrimu di rumah marah-marah,” kata pelaku.

Korban yang merasa tersinggung dengan perkataan kemanakannya itu, lalu menganiaya pelaku menggunakan balok kayu. Tak tahan dipukul, Ilhamsyah lalu mencabut badik dan menikam pamannya itu hingga tewas. Usus korban terburai. Korban langsung meninggal di TKP. Melihat korbannya terkapar, pelaku langsung melarikan diri.

Warga setempat melarikan korban ke Puskesmas Mangkutana untuk mendapatkan pertolongan medis. Tapi korban sudah meninggal di TKP akibat luka serius yang dideritanya. Sekitar 2 jam kemudian petugas Polsek Mangkutana, berhasil mengamankan pelaku di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Tomoni. Hingga pagi ini, pelaku sudah diamankan di Polsek Mangkutana untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. (adi/eca/adn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × 2 =