Cuci Mobil di Sungai, Pelajar Asal Bua Luwu Hilang Terbawa Arus, Basarnas Masih Mencari

LUWU—Salah seorang pelajar atau siswa SMP di Kecamatan Bua Kabupaten Luwu inisial Aswar (14) dikabarkan hilang Sabtu, (20/4) sore kemarin.

Aswar dinyatakan hilang setelah terbawa air bah saat tengah mencuci mobil di Sungai Kandoa, Desa Puty Kecamatan Bua, sekira pukul 17.30 wita.

Informasi yang dihimpun menyebutkan korban bersama pemilik mobil bernama Syamsir turun ke sungai sekira pukul 17.00 wita.

Tiba-tiba air bah datang menerjang, Syamsir bersama korban dan mobil Avanza miliknya terbawa arus sungai. Beruntung dalam kejadian ini Syamsir mampu menyelamatkan diri sementara korban dinyatakan hilang sampai saat ini.

Menurut kesaksian warga setempat bernama Irsal, terdengar teriakan sekitar pukul 17.30 wita. “Ada yang teriak mobil hanyut, hanya hitungan menit warga berkerumun dan menarik mobil ke daratan,” ujarnya.

“Mobil berhasil ditarik ke daratan. Ternyata saat air bah datang ada juga anak yang tengah cuci mobil. Warga setempat berusaha mencari sejak sore itu hingga pukul 03.00 dini hari namun tidak ditemukan,” ujarnya.

Sekira pukul 22.00 wita tim dari Basarnas dan BPBD tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Sungai Kandoa dan langsung memulai pencarian.

Titik pencarian mulai dari lokasi hilangnya Aswar menyisir sungai hingga ke Balambang Desa Raja dan ujung pantai Balambang sejauh perkiraan 3 kilometer.

Sulirman Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Luwu, mengatakan pencarian dilakukan sudah beberapa kali menelusuri Sungai Kandoa hingga Sungai Balambang sejak minggu malam hingga senin pagi ini.

“Kami terus melakukan pencarian, mengulangi pencarian sepanjang sungai dari Kandoa hingga ke ujung Pantai Balambang. Dibantu warga setempat BPBD Luwu dan tim dari Basarnas kami juga menelusuri bibir pantai hutan mangrove namun masih nihil,” ujarnya, Senin, (21/4) siang ini. (*/adn)

Berita Terkait

Atau ingin melihat arsip berita kami ?

Arsip Berita