Walikota Palopo, HM Judas Amir, saat mengikuti uji kelayakan & kepatutan di Swiss Bell Hotel Makassar, Minggu 16 Juli 2017. Judas Amir menjalani fit and profer test di hadapan tim LPP DPW PKB SulSel. (ft/ist)
Walikota Palopo, HM Judas Amir, saat mengikuti uji kelayakan & kepatutan di Swiss Bell Hotel Makassar, Minggu 16 Juli 2017. Judas Amir menjalani fit and profer test di hadapan tim LPP DPW PKB SulSel. (ft/ist)
Topik Populer
#Gempa Palu

 

KORANSERUYA.COM–Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Palopo, Dahri Suli, menyatakan, incumbent yang akan maju pada Pilkada Palopo 2018, Judas Amir, tidak pernah melontarkan pernyataan sesumbar bahwa ‘jangan coba-coba lawan incumbent’ dan tidak ada lawannya di Pilkada Palopo, saat mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di hadapan tim panelis DPW PKB Sulsel, Minggu 16 Juli 2017.

“Saya mengikuti uji kepatutan dan kelayakan Pak Judas dari awal sampai selesai. Beliau tidak pernah melontarkan pernyataan seperti itu, bahkan beliau lebih banyak merendah sebagai incumbent saat uji kepatutan dan kelayakan,” ujar Dahri Suli via ponselnya kepada KORAN SeruYA, Senin 17 Juli 2017.

Dahri Suli menyebut Judas Amir merendah saat fit and profer test, karena saat tim panelis PKB Sulsel mempertanyakan hasil survei Judas Amir sebagai incumbent yang disebutkan Judas Amir unggul baik popularitas dan elektabilitas dari kandidat lainnya, Judas
malah menolak memaparkan hasil survei tersebut.

(BERITA TERKAIT): Di PKB, Judas Amir Ngaku Tak Pernah Ungkapkan Pernyataan Sesumbar ‘Jangan Coba-Coba Lawan Incumbent’




Judas Amir beralasan, tidak etis dirinya sebagai bakal calon walikota yang sedang mengikuti pencalonan bersama kandidat lainnya, memaparkan hasil surveinya. Namun, Judas Amir, dijelaskan Dahri Suli, menyampaikan bahwa jika tim DPW PKB Sulsel membutuhkan hasil survei tersebut, dirinya siap memberikannya, yakni hasil survei dua lembaga independen yang digandengnya, yakni Insert dan JSI.

(BACA JUGA): Dukung IYL, RMS Pimpin Salam Punggawa di Jakarta

“Makanya, saya heran, kok ada berita yang beredar seperti itu, padahal Pak Judas Amir sama sekali tidak pernah melontarkan pernyataan itu,” tegas Dahri Suli.

Dahri Suli mengaku menjelaskan proses fit and profer tes yang diikuti Judas Amir, lantaran tidak sesuai dengan informasi yang beredar di publik, apalagi diberitakan beberapa media online.

“Sebagai Ketua DPC PKB Sulsel, saya mengklarifikasi hal tersebut karena saya ikut terusik lantaran tidak sesuai fakta,” ujar Dahri Suli.

(BACA JUGA): Ketua PAN se-Sulsel Diboyong ke Rumah Punggawa

Anggota DPRD Palopo dua periode ini malah menyebutkan, justru Judas Amir sebagai incumbent ‘diserang’ kandidat lainnya saat fit and profer test di PKB Sulsel. “Saya mengikuti semua uji kepatutan dan kelayakan kandidat Walikota Palopo di PKB Sulsel. Justru Pak Judas Amir yang diserang dan disoroti beberapa kandidat saat fit and profer test tersebut. Tetapi, sebagai kader PKB, tidak etis saya menyebutkan kandidat yang saya maksudkan,” ujar Dahri Suli. (cbd)