Bupati Lutra, Indah Putri saat deklarasi satu rumah satu jumantik
Bupati Lutra, Indah Putri saat deklarasi satu rumah satu jumantik

Koranseruya.com — Luwu Utara patut berbangga. Bupatinya, Indah Putri Indriani, kembali mendapat pujian dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan melalui Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, yang diwakili Kepala Bidangnya, dr. Hj. Nurul Amin, M.Kes.

Ia mengatakan, baru dua kabupaten/kota yang melaksanakan deklarasi pencanangan satu rumah satu jumantik, yaitu Kabupaten Luwu Utara Provinsi Sulsel, dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Provinsi Banten.

“Ini deklarasi pertama di Sulsel, makanya kami hadirkan pejabat dari Kementerian Kesehatan RI khusus untuk hadir di Lutra. Olehnya itu kita patut berbangga karena Bupati cantik kita ini menjadi Bupati pertama di Sulsel yang melakukan deklarasi. Jadi sudah ada dua Bupati cantik yang melakukan deklarasi di Indonesia, satunya lagi adalah Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany,” ungkap Nurul di Masamba, kemarin.

Sementara itu, Bupati Indah Putri, dalam sambutannya menegaskan komitmennya untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, sehingga masyarakat terhindar dari berbagai penyakit, utamanya penyakit tular vector, khususnya demam berdarah.

“Saya hadir di sini lebih awal dari peserta sebagai wujud komitmen saya. Bapak dari Kemenkes jauh-jauh datang ke sini, itu juga bentuk komitmen. Nah, tinggal bagaimana komitmen ini kita implementasikan secara konsisten,” ujar Indah.

Sebelumnya, perwakilan dari Kementerian Kesehatan RI, dr. Siswanda, mengaku bangga dengan komitmen Bupati Luwu Utara dalam menyukseskan gerakan satu rumah satu jumantik.

Menurutnya, komitmen pemerintah daerah menurunkan angka kesakitan sungguh luar biasa. Hal itu dilihat dari keterlibatan langsung orang nomor satu di Lutra itu.

“Saya bangga dengan ibu Bupati yang cantik ini. Saya bangga duduk di samping ibu Bupati yang luar biasa ini. Komitmen beliau untuk menurunkan angka kesakitan di masyarakat tidak perlu diragukan lagi,” terang Siswanda.

Gerakan Satu rumah satu jumantik adalah gerakan pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan seluruh komponen di setiap anggota keluarga, baik dalam pemeriksaaan, dan pemantauan untuk pengendalian penyakit tular vektor, khususnya demam berdarah melalui budaya PSN-3M Plus (Pemberantasan Sarang Nyamuk melalui tiga cara yaitu Menguras bak mandi, Menutup tempat penampungan air, Mendaur ulang sampah plus Menanam bunga lavender dan Memelihara ikan pemakan jentik. (luk/asm)

BACA JUGA :

VIDEO : Bermain dengan Anoa Jinak di Rongkong. Intip Juga Pemandangan Alam Menyejukkan

Demi Rp130 ribu/bulan, Rosalin Rela Gendong Bayi Mengajar

Siswa yang hadir dalam deklarasi satu rumah satu jumantik
Siswa yang hadir dalam deklarasi satu rumah satu jumantik