KORANSERUYA.COM — Untuk menyamakan persepsi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Luwu Timur melakukan sosialisasi dan dimensi peraturan perundang-undangan jasa konstruksi dan peraturan lainnya yang memiliki keterkaitan. Sosialisasi tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan, Senin (24/7).

Kepala Seksi Perencanaan dan Jasa Konstruksi Dinas PUPR, Samiyem mengatakan sosialisasi ini berlangsung selama dua hari.

BACA JUGA :Imran Jausi : Kesalahan Kecil Bisa Berdampak Hukum

Samiyem menjelaskan jumlah peserta dalam sosialisasi ini berjumlah 30 orang dengan rincian 18 orang dari Dinas PUPR,1 orang dari Dinas Pendidikan, 1 orang dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, 1 orang dari Dinas Pertanian, 1orang dari Dinas Kesehatan, 1orang dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, 4 orang dari Konsultan dan 3 orang dari Rekanan.

Samiyem menambahkan tujuan dilaksanakan sosialisasi perundang undangan ini dimaksudkan agar para pengguna usaha jasa konstruksi (BUJK) dan penyedia jasa serta mitra kerja dapat meningkatkan pengetahuan dan kapasitasnya sebagai penyedia jasa konstruksi atau konsultan sehingga dapat memahami tugas dan tanggung jawab masing masing.




“Tujuan sosialisasi agar ada kesamaan persepsi dalam memahami aturan terkait jasa konstruksi sehingga meminimalkan masalah yang bisa ditimbulkan nantinya,” katanya.

Tujuan lainnya kata Samiyem untuk mengeluarkan rumusan yang kongkret tentang program jasa konstruksi sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi jasa konstruksi pada khususnya dan pembangunan daerah pada umumnya dengan berpedoman pada undang undang nomor 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi.

“Harapan kita, tujuan yang di inginkan yaitu memberi arah pertumbuhan dan perkembangan jasa konstruksi dan meningkatkan peranan jasa masyarakat pada bidang jasa konstruksi” jelasnya.

BACA JUGA :ABK asal Luwu yang Dikabarkan Hilang Belum Ditemukan, Keluarga Cemas

Asisten Perekonomian dan Pengembangan Infrastruktur Setdakab Luwu Timur, Amir Kapeng mengatakan sosialisasi ini sangat penting karena sangat berpengaruh dalam pembangunan infrastuktur daerah. Disisi lain, juga dimaksudkan untuk meningkatkan peran masyarakat dalam bidang jasa konstruksi.

“Kegiatan ini sangat berguna untuk meningkatkan pemahaman mengenai jasa konstruksi,” tandasnya.

Narasumber dari sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan dari Balai Jasa dan Konstruksi Wilayah VI Provinsi Sulawesi Selatan, Ir.Jhony H Paileng. (hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × three =