Wali Kota Palopo, HM Judas Amir bersama Datu Luwu, Andi Maradang Machkulau meninjau beberapa pameran foto tempo dulu. (ft/chalik)
Wali Kota Palopo, HM Judas Amir bersama Datu Luwu, Andi Maradang Machkulau meninjau beberapa pameran foto tempo dulu. (ft/chalik)

KoranSeruYA.com – Bappeda Kota Palopo menggelar Festival Kota Pusaka Palopo yang berlangsung selama tiga hari (17-19 Maret) di Gedung SaodenraE Convention Center (SCC). Acara ini di buka langsung oleh Walikota Palopo, Jumat (17/3) sore tadi. Kegiatan ini adalah wujud implementasi keikutsertaan Kota Palopo dalam Program Penataan dan Pelestarian Kota Pusaka (P3KP).

BACA JUGA :Undian Perempat Final Liga Champions: Bayern vs Madrid, Barca Ditantang Juve

Walikota Palopo, HM Judas Amir dalam sambutannya mengajak warga Kota Palopo untuk menjaga dan melestarikan adat dan kebudayaan. Sebab itu adalah identitas yang melekat pada Kota Idaman. Selain itu adat dan kebudayaan dapat menjadi perekat dalam kehidupan dalam bermasyarakat.

“Adat dan budaya bisa menjadi perekat dikehidupan kita, maka dari itu saya mengajak kita semua membantu pemerintah untuk menjaganya,” ujarnya.

BACA JUGA :KHUSUS DEWASA: Empat Wanita Cantik dan Bohai Ini Dulunya Ternyata…

Kepala Bappeda, Firmanza mengatakan Kota Palopo menjadi salah satu yang masuk dalam P3KP dari enam Kab/Kota se-Indonesia. Selain sebagai sarana hiburan bagi warga Kota Idaman, Festival Kota Pusaka Palopo diharapkan dapat menarik wisatawan nasional maupun internasional.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini diharapkan dapat menarik perhatian wisatawan. Sehingga Palopo bisa jadi tujuan wisata, bukan hanya sebagai kota transit,” katanya.

BACA JUGA :Baru Dua Bulan, Palopo Sudah Cetak 85 Janda, 50 Persen Masih ABG

Dalam pembukaannya sendiri dihadiri Sri Paduka Datu’ Luwu Andi Maradang Mackulau Opu Daeng Bau, Komandan Kodim 1403 Sawerigading Letkol Kav Cecep Sutendi, Wakapolres Palopo Kompol Woro Susilo, serta beberpa Kepala SKPD dan seniman se-Sulsel. (liq/asm)