Sumardi pelaku penganiayaan di Kajuara

KORANSERUYA.COM–NU (42) seorang ibu rumah tangga asal warga Jawi-jawi, Desa Bulu Tanah, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone dilarikan ke Puskesmas setempat setelah mengalami luka robek di bagian kepala karena diduga dianiaya tetangganya, seorang pemuda yang bernama Sumardi (21).

Alasannya sepele, hanya gara-gara ‘lubang di kamar mandi’, Sumardi naik pitam dan menghantam NU dengan balok kayu.

Paur Sub Bagian Humas Polres Bone, Iptu Adenan mengatakan Sumardi yang telah diamankan petugas Polsek Kajuara tega menganiaya tetangganya tersebut lantaran kesal dan menaruh curiga kepada tetangganya tersebut kerap mengintip pelaku di saat mandi di sumur.

“Kata pelaku dia melihat sendiri (korban) membuat lubang kecil di dinding rumahnya tembus tepat di posisi di sumur,” kata Adenan.

Sebelum menganiaya korban, Bahkan Sumardi mendatangi korban dan bahkan mencaci maki serta melontarkan perkataan yang tak senonoh kepada ibu rumah tangga tersebut.

Informasi dari pihak Puskesmas Kajuara, bahwa korban menderita luka robek di kepala dengan 17 jahitan. Hal tersebut dituturkan Kapolsek Kajuara Akp Habil.

“Dari kejadian tersebut korban, menderita lula robek di kepala dengan 17 jahitan”, kata Habil.

“Saat ini barang bukti barupa kayu panjangnya sekitar satu meter bersama pelaku sudah kami amankan di Polsek Kajuara untuk kita proses lebih lanjut,” pungkas Kapolsek Kajuara. (abdulwarishasrat)