Bayi tersebut dirawat di Puskesmas Uloe

KORANSERUYA.COM–Warga desa Uloe kecamatan Dua Boccoe, Bone digegerkan dengan penemuan bayi perempuan dalam kodisi hidup di depan rumah seorang warga setempat Nurjannah, 50 tahun. Sekira pukul 05.30 Wita, Minggu 26 November 2017.

“Tadi pagi saya keluar untuk menyapu di teras dan halaman depan, tiba-tiba saya melihat ada kardus di teras, saya buka isinya bayi yang masih hidup, saya langsung panggil suami saya dan warga sekitar, bayi itu langsung di bawa ke Puskesmas Uloe,” kata Nurjannah.

Sementara Bidan Sumange yang merawat bayi perempuan tersebut mengatakan kondisi bayi tersebut dalam kondisi sehat, dia memperkirakan bayi tersebut lahir sekitar jam 3 subuh karena kondisi ari-ari, plasenta dan tali pusar yang masih segar.

“Saat dibawa ke Puskesmas, tali pusarnya masih ada, tali plasentanya masih berdenyut dan masih banyak darah dibadan bayi tersebut, disini langsung saya bersihkan dan memotong tali pusarnya, dilihat dari kondisi bayi, ini baru saja dilahirkan,” kata Bidan Sumange saat ditemui di Puskesmas Uloe.

Kepala desa Uloe, Abdul Rahman memperkirakan bayi tersebut bukanlah bayi yang dilahirkan oleh warga desa Uloe, dia bahkan telah memerintahkan perangkat desa Uloe dan kepala dusun untuk menyusur warga Uloe yang hamil atau baru saja melahirkan. Dia menduga bayi tersebut berasal dari luar Uloe apalagi jalur tersebut berada di jalan poros Bone-Wajo.

“Kemungkinan ini bayi dari luar, saat ini bayinya tengah dirawat di Puskesmas, kami juga belum mengetahui siapa orang tua bayi tersebut, ini juga sementara dicari oleh pihak kepolisian,” kata Rahman saat ditemui di Puskesmas Uloe.

Kapolsek Dua Boccoe, AKP Rizal membenarkan penemuan bayi tersebut, hanya saja orang tua tersebut identitasnya masih diselidiki. “Petugas kami sementara melakukan penyelidikan,” kata Rizal. (abdulwarishasrat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

fifteen − seven =