Syahrul Yasin Limpo
Topik Populer
#Gempa Palu

KORANSERUYA.COM–Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo menghadiri Perayaan Natal Komunitas Sangmaneta di lapangan Parappo,

Tana Toraja, Selasa (26/12/2017) malam. Di hadapan warga Tana Toraja, Syahrul menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Toraja.

Rupanya, Gubernur Sulsel dua periode ini meminta maaf karena tidak bisa menghadirkan Presiden RI, Joko Widodo pada acara Lovely Desember 2017.

“Beliau ada kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan, tetapi menjanjikan akan datang ke Toraja,” ujar Syahrul.

Saat tiba di Tana Toraja, Gubernur Syahrul YL disambut meriah oleh warga yang merayakan Natal 2017. Dia mengatakan, Natal merupakan momen penting dalam meningkatkan umat Kristiani dalam mendalami ajarannya. Karenanya, Natal bukan sekadar perayaan berulang, tapi ada pembelajaran tentang ajaran Kristiani yang lebih mendalam.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Syahrul YL mengakui terus mempromosikan Toraja, baik dengan menghadirkan kegiatan seperti Lovely Toraja

(Desember) dan pendekatan lain.

“Saya selalu bilang jangan mati sebelum ke Toraja, kenapa? karena orang Toraja, bagus agamanya, budaya dan hatinya,” kata Gubernur Syahrul YL.

Bentuk lain penghargaan Pemprov Sulsel kepada Toraja, sambung Gubernur Syahrul YL, adalah hadirnya Taman Lakipadada dan bangunan Tongkonan di

Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.

Sementara itu, Bupati Tana Toraja Nico Demus Biringkanae meminta warga berterima kasih atas kedatangan Gubernur Sulsel tersebut.

“Pak Gubernur telah berkali-kali datang Toraja termasuk pada Natal malam ini,” ungkap Syahrul.

Lebih jauh, Nico berharap jamaah yang hadir mampu mengikuti ajaran Yesus Kristus dengan baik.

“Mampukah kita menjadi domba yang baik. Kita merayakan Natal adalah kebangaan. Oleh karena itu, jangan ada perbedaan pandangan, golongan, ras,

kulit dan agama, kita jadi satu. Mari kita perekat persaudaraan, kita dorong persatuan bangsa,” pungkasnya. (rilis)