BELOPA –Seorang pengendara yang mengaku Dosen IAIN Palopo bernama DR Muhammad Adi Palaguna terjaring Operasi Zebra karena tidak dapat menunjukkan dokumen kendaraan dan Surat Izin Mengemudi (SIM), Senin (13/11) pagi di Topoka, Belopa, Kabupaten Luwu.

Oknum dosen IAIN ini dihentikan oleh Kasat Lantas Polres Luwu AKP Suhermanto, yang memimpin Operasi Zebra.

DR Muhammad Adi Palaguna ini menggunakan kendaraan yang diduga milik Dinas Sosial karena selain berplat merah nomor polisi DP 8021 F juga tertulis di kaca depannya Rescue Tagana, dari arah Kota Belopa menuju Palopo. “Saya punya SIM pak tapi saya tidak bawa, saya ini dosen IAIN,” ujarnya.

Saat namanya ditulis pada kertas tilang yang bermaterei oknum dosen ini kembali bertanya apakah nanti akan menebus jumlah tilang itu. “Kan beda pak kalau tidak bawa dan tidak punya”ujarnya ngotot.

Kasat Lantas mengatakan sang dosen harus tetap meninggalkan kunci mobil sebagai BB dan diminta untuk pulang ambil SIM sebagai jaminan. “Sekarang bapak tidak dapat menunjukkan itu, jadi tetap harus ditilang,”tegasnya.

Belum diketahui secara pasti mengapa oknum dosen ini menggunakan mobil dinas milik Dinas Sosial Pemkab Luwu.

Muhammad Hatta mengatakan, hingga hari ke -13, sudah sekitar 200 kendaraan yang terjaring razia.

Ketua Prodi Komunikasi IAIN Palopo, Ahmad Sulfikar, membantah ada oknum dosen di IAIN Palopo yang bernama Muhammad Adi Palaguna. ” Mungkin oknum tersebut hanya mengaku sebagai dosen IAIN saja,” tegasnya. (eca)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

12 + 10 =