KPU Palopo saat rapat pleno hasil penelitian administrasi parpol.

KORANSERUYA.COM — KPU Kota Palopo telah merampungkan hasil penelitian administrasi keanggotaan partai politik (parpol) calon peserta pemilu tahun 2019 mendatang dan telah menggelar pleno di Kantor KPU, Selasa (14/11/17) kemarin.

Hasilnya, dari 13 parpol yang diteliti, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) terbanyak Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 520 pengurus dari total 1.992 pengurus yang disetor ke KPU Palopo beberapa waktu yang lalu. Dari 520 pengurus TMS, 106 diantaranya yang terdaftar adalah Aparatur Sipil Negara (ASN).

BACA JUGA :Ketua KPU Palopo Kaget Istrinya Terdaftar di Partai Perindo

Sementara keanggotaan parpol yang TMS paling sedikit ialah partai PKS sebanyak 13 orang dari 264 pengurus yang disetor. Dari 13 orang itu, dua diantaranya terdaftar sebagai ASN, selebihnya ganda eksternal dan TMS.

Ketua KPU Palopo melalui Divisi Hukum, Faisal Mustafa mengatakan, setelah menggelar pleno, pihaknya akan bersurat dan menyampaikan hasil penelitian administrasi ke masing-masing parpol pada tanggal 16-17 November 2017.

“Kami meminta kepada mereka untuk memperbaiki kekurangan. Mereka harus mengganti pengurus sesuai jumlah kekurangan. Itu berdasarkan PKPU Nomor 11 tahun 2017, bahwa perbaikan hasil penelitian administrasi jumlah pengurus parpol, paling sedikit sejumlah kekurangan keanggotaan,” kata Faisal.

“Waktu untuk memperbaiki selama 14 hari, terhitung sejak tanggal 18 November hingga 1 Desember 2017,” tambah Faisal.

BACA JUGA :Ujian Pertama di Hanura, Ome Gagal

Sementara untuk empat partai lainnya, yakni Hanura, PKPI, Idaman dan Parsindo, sejak awal KPU Palopo tidak melakukan penelitian administrasi karena empat partai tersebut tidak diberi tanda terima model BA.ADM.TT.KPI/KAB lantaran dokumen yang diserahkan ke KPU tidak melengkapi persyaratan hingga waktu yang telah ditentukan.

Partai lainnya yang juga tidak dilakukan penelitian ialah PBB. Meski di Palopo, PBB telah memenuhi syarat, namun KPU Palopo tidak melanjutkan ke tahap penelitian administrasi, karena di pusat, partai besutan Yusril Ihza Mahendra dianggap tidak memenuhi syarat. (asm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

10 + four =