Kepala KPP Pratama Kota Palopo, Ahmad Fudholi
Kepala KPP Pratama Kota Palopo, Ahmad Fudholi

KORAN SeruYA–Pengampunan pajak atau (Tax Amnesty) yang bergulir sejak Juli lalu ternyata sudah diikuti oleh 119 wajib pajak (WP) di Kota Palopo. WP tersebut baik dari orang pribadi maupun badan usaha.

Kepala KPP Pratama Kota Palopo Ahmad Fudholi mengatakan sampai September tahun ini total tebusan wajib pajak untuk amnesty pajak ini berjumlah Rp4 miliar dari 119 wajib pajak yang sudah terdata di Kota Palopo. Dia mengharapkan jumlah wajib pajak dari pengampunan pajak bisa bertambah.

“Sebab dari amnesti pajak ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan oleh wajib pajak,” kata Ahmad Fudholi.

Ditambahkan Ahmad, dalam amnesti pajak ini ada beberapa kemudahan dan manfaat yang diperoleh wajib pajak yakni penghapusan pajak yang seharusnya terutang (PPh dan PPN dan/atau PPn BM).

“Kedua wajib pajak tidak akan dilakukan pemeriksaan pajak, pemeriksaan bukti permulaan, dan penyidikan Tindak Pidana di Bidang Perpajakan,” jelasnya.

Ketiga penghentian pemeriksaan pajak, pemeriksaan bukti permulaan, dan penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan, dalam hal wajib pajak sedang dilakukan pemeriksaan pajak, pemeriksaan bukti permulaan, dan penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan. Dan yang terakhir penghapusan PPh Final atas pengalihan harta berupa tanah atau bangunan serta saham.

Menurut Ahmad amnesty pajak tidak diwajibkan bagi wajib pajak. Namun dari manfaat dan kemudahan yang ia sebutkan tadi, amnesti pajak juga ada sanksinya antara lain wajib pajak yang tidak mengikuti program amnesti pajak namun ditemukan adanya data mengenai harta bersih yang tidak dilaporkan.

“Maka harta tersebut diperlakukan sebagai penghasilan pada saat ditemukan dan dikenai pajak serta sanksi administrasi sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku,” jelasnya.(junias/wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five + seven =