Ketua Umum HMI Cabang Palopo, Zulfkifli Baso Amir
Ketua Umum HMI Cabang Palopo, Zulfkifli Baso Amir

Koranseruya.com — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palopo menyikapi kisruh tentang keterlibatan Ketua Umum PB HMI yang disinyalir telah melanggar Pasal 6 anggaran dasar HMI tentang independen.

“Sebelumnya saya akan menjelaskan dulu tentang independensi. Bahwa di HMI terdapat indepensi yaitu independensi organisasi dan independensi kader,” kata Ketua Umum HMI Cabang Palopo, Zulkifli Baso Amir dalam rilis yang diterima Koranserua.com.

Menurutnya, independensi organisasi diartikan bahwa dalam keutuhan kehidupan nasional HMI secara organisasi senantiasa melakukan partisipasi aktif, kontruktif, korektif dan konstitusional agar perjuangan bangsa dan segala usaha pembangunan demi mencapai cita-cita semakin hari semakin terwujud. Dalam melakukan partisipasi partisipasi aktif, kontruktif, korektif dan konstitusional tersebut secara organisasi HMI hanya tunduk serta komitmen pada prinsip-prinsip kebenaran dan objektifitas.

Sedangkan independensi kader adalah, bahwa setiap kader HMI terutama aktifitasnya dalam melaksanakan tugasnya harus tunduk kepada ketentuan-ketentuan organisasi serta membawa program perjuangan HMI. Oleh karena itu tidak diperkenankan melakukan kegiatan-kegiatan dengan membawa organisasi atas kehendak pihak luar manapun juga. Setiap kader HMI tidak dibenarkan mengadakan komitmen-komitmen dengan bentuk apapun dengan pihak luar HMI selain segala sesuatu yang telah diputuskan secara organisatoris.

Disisi lain secara struktural HMI, ketua umum adalah corong perjuangan HMI harus senantiasa memposisikan diri dengan menyandarkan penuh perilaku sesuai konstitusi. Sebab HMI bukanlah sebuah instusi negri yang memiliki jam kerja, yang kemudian ketika habis jam kantor kita boleh lepas dinas dan memposisikan diri sebagi warga negara biasa. Melainkan sikap ketua umum adalah sikap organisasi.

“Jadi peristiwa terlibatnya kakanda Mulyadi T selaku ketua umum PB HMI dalam kegiatan salah satu kandidat calon gubernur DKI Jakarta, pada minggu kemarin harusnya tidak dilakukan. Sebab sikap beliau adalah sikap seluruh kader HMI,” tandasnya. (*/asm)

BACA JUGA :Longsor Poros Palopo-Toraja Hoax. Maksum : Kami Juga Tertipu