Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo

KORANSERUYA.COM–Kabar gembira bagi guru SMA/SMK se Sulsel, yang sudah lama menunggu honor pakasi mereka dibayarkan. Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo mengatakan, pembayaran tunjangan pakasi akan dibayarkan dalam dua tahap.

Untuk tahap awal, akan dibayar pakasi pada Juli hingga Oktober. Sementara untuk tahap kedua pada bulan November dan Desember.

“Selanjutnya dibayarkan tahap kedua pada bulan 11 dan 12. Nah, tahun 2018 Januari dibayarkan bersamaan dengan gaji reguler,” kata None, sapaan akrab Irman, dikutip dari spiritkita.com.

Diketahui, tunjangan pakasi, diberikan kepada tenaga tata usaha (fungsional umum), tenaga pendidik (fungsional guru), pengawas sekolah, kepala sekolah dan fungsional lainnya dalam satuan pendidikan lingkup Pemprov Sulsel sesuai dengab SK Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo bernomor 2689/XI/Tahun 2017.

Dalam surat tersebut dicantumkan pihak-pihak yang berhak menerima tunjangan pakasi.

Berikut nilai tunjangan pakasi yang diterima guru dan tenaga kependidikan lainnya:

1. Fungsional Umum

Golongan I: 2.000.000

Golongan II: 1.975.000

Golongan III: 1.950.000

Golongan IV: 1.925.000

2. Fungsional Guru

Golongan I: 0

Golongan II: 1.675.000

Golongan III: 1.650.000

Golongan IV: 1.625.000

3. Pengawas Sekolah

Golongan I: 0

Golongan II: 1.675.000

Golongan III: 1.650.000

Golongan IV: 1.625.000

4. Kepala Sekolah

Golongan I: 0

Golongan II: 1.675.000

Golongan III: 1.650.000

Golongan IV: 1.625.000

5. Fungsional Lainnya

Golongan I: 0

Golongan II: 1.675.000

Golongan III: 1.650.000

Golongan IV: 1.625.000

Selain Tunjangan Pakasi, dalam waktu dekat, Dinas Pendidikan Pemprov Sulawesi Selatan akan membayar gaji honorer guru-guru tingkat satuan pendidikan SMA.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Irman Yasin Limpo yang akrab disapa None ini membeberkan jika gaji Honorer tersebut akan dirapel mulai Januari hingga Oktober, dan akan dibayarkan pada November yang berasal dari tiga sumber dana yaitu dana BOS, APBD dan sertifikasi.

“Gaji honorer dibayarkan agak lama karena verifikasi dulu, termasuk meminta nomer rekening masing-masing. Kalau dikirim ke sekolah nanti di potong-potong lagi. Proses 10 bulan ini untuk memastikan bahwa mereka benar-benar honorer. Siapa yang angkat?, ada sertifikat? memenuhi kualifikasi guru atau tidak?,” kata None.

Sebelumnya, Mulai 2018 mendatang, sebanyak 16 ribu tenaga pendidik SMA/SMK dipastikan menerima kenaikan tunjangan pakasi hingga 600 persen. Surat Keputusan penetapan tunjangan pakasi guru tersebut telah resmi ditandatangani Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo

Disebutkan, Untuk dana tunjangan tersebut, dinas pendidikan setidaknya menyiapkan total anggaran sebesar Rp100 Miliar selama satu tahun.

“Semoga mampu mendorong profesionalisme dan meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Kita memperjuangkan kenaikan pakasi ini untuk menstimulus agar pendidikan kita semakin terakselerasi dengan baik,” ungkap None. (tari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

17 − 14 =