Salah satu spot di Lolai
Salah satu spot di Lolai

Koranseruya.com. Yayasan Tongkonan Lempe yang mengelola salah satu kawasan di Lolai,. yakni Tongkonan Lempe, menutup sementara tempat usahanya, karena alasan akan membenahi penginapannya.

“Jadi, kami menutup Tongkonan Lempe di Lolai bukan karena tidak ada kesepakatan atau miskomunikasi dengan Pemkab Torut. Tetapi semata-mata karena ingin membenahi penginapan 2-3 bulan,” kata Ibu Yunus, pemilik Tongkonan Lempe saat dihubungi malam ini.

Dia mengaku memang ada ketidaksepahaman dengan pemkab terkait Perda Nomor 12 tahun 2011 tentang retribusi rekreasi dan olahraga. Pihaknya bersikukuh tidak akan memungut retribusi kepada pengunjung yang datang ke Tongkonan Tempe. Pengunjung baru membayar jika menginap di penginapan Tongkonan Lempe.

” Kami tawarkan pembagian setelah dikurangi dengan gaji karyawan. Tapi pemkab tidak mau. Pemkab menginginkan hasil dari seluruh penginapan sebelum dipotong gaji karyawan itu yang dibagi. Tentu saja kami tidak mau. Makanya, untuk sementara waktu Tongkonan Lempe akan kami tutup sambil berbenah. Kami akan buka lagi setelah penginapan rampung,” ujarnya.

Dia juga mengaku siap setiap saat untuk bernegosiasi dengan pemkab terkait Perda No 12 tersebut.

Di Desa Lolai, Toraja Utara, ada beberapa spot yang menawarkan pemandangan indah bak negeri di atas awan. Selain Tongkonan Lempe juga ada kawasan Tiro Tiku dan to Tombi. Beberapa kawasan lainnya di Lolai hingga saat ini masih dibuka untuk umum. (adn)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twenty − eighteen =