Jenazah kakak beradik Elviana dan Eva Parubak akibat bunuh diri di lokasi kejadian.
Jenazah kakak beradik Elviana dan Eva Parubak akibat bunuh diri di lokasi kejadian.

KORANSERUYA.COM–Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi-saksi, Polrestabes Bandung merilis kronologis kejadian lompatnya kakak beradik, Elviana Parubak (34) dan Eva Septiani Parubak (28) dari lantai 5A, Apartemen Gateway di Jalan A Yani Nomor 669, Cicadas, Bandung, Senin 24 Juli 2017 lalu.

Berdasarkan keterangan saksi Yadi Supriadinata (38) dan Firman (22), security Apartemen Gateway kepada polisi, peristiwa yang menggemparkan warga sekitar terjadi tepat pukul 17.00 WIB. Peristiwa itu terjadi tiba-tiba dan tanpa sepengetahuan pihak pengelola apartemen.

Korban yang lompat terlebih dulu adalah Elviana Parubak, kelahiran 21 Juni 1983. Kemudian disusul adiknya, Eva Septiani Parubak, kelahiran 30 September 1989.

Saat korban kedua bergelantungan di balkon dan hendak terjun, warga yang melihat berteriak histeris dan mencegah agar tak melompat.

(BERITA TERKAIT): TRAGIS! Dua Warga Luwu Tewas Bunuh Diri di Bandung, Lompat dari Lantai 5 Apartemen




Berdasarkan keterangan dari kakak kandung kedua korban, Rionald Parubak (39), Elviana dan Eva mengalami gangguan Psikis selama 8 tahun. Kedua korban pernah dirawat dan direhabilitasi kejiwaannya di Yayasan Penuai Indonesia di Cikeas Bogor. Gangguan jiwa itu diidap korban sejak sang ibu meninggal dunia pada 2006.

(BERITA TERKAIT): Kakak Beradik Asal Luwu Elviana dan Eva Parubak Bunuh Diri karena Alasan Ini…

Akibat terjun dari lantai 5A dengan ketinggian diperkirakan 20 meter, kedua korban mengalami luka di kepala, kaki, dan lengan patah. Elviana dan Eva tewas di lokasi kejadian. Kedua korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Sartika Asih, Jalan Moh Toha untuk dilakukan visum et repertum.

Diberitakan sebelumnya, tragis nasib dialami dua kakak beradik asal Batusitanduk, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu. Dua kakak beradik ini, Elviana Parubak alias ESP (34) dan Eva Setiany Parubak alias EV (28), tewas mengenaskan setelah bunuh diri dengan cara melompat dari Apartemen Gateway Jalan Ahmad Yani nomor 669, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cibiru Kidul, Kota Bandung, Senin 24 Juli 2017 lalu.

Dua kakak beradik ini tewas seketika, setelah melompat dari lantai 5A apartemen tersebut. Keduanya diduga kuat mengalami depresi berkepanjangan.

Banyak orang yang menyaksikan peristiwa memilukan itu. Mereka yang dekat dari lokasi terus berteriak dengan meminta agar aksi tersebut tidak dilakukan.

”Sudah diperingatkan jangan loncat. Tidak berhasil, keduanya tetap loncat,” kata Yusri, juru parkir apartemen Gateway.

Sejauh ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan. Kesimpulan sementara, dua korban melakukan bunuh diri.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan dari hasil keterangan kakak kandung korban, Rionald Parubak, 39, keduanya mengalami gangguan jiwa.

”Kedua korban pernah dirawat di Yayasan Penuai Indonesia di Bogor. Panti rehab masalah kejiwaan,” ucap Hendro.

Keluarga kedua korban di Palopo, Effendi Parubak, membenarkan kejadian tersebut. Menurut Effendi, kedua korban adalah kerabat dekatnya. “Iya, keduanya, ESP dan EP bunuh diri dan keduanya meninggal dunia,” katanya kepada KORANSERUYA.COM. (cbd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eleven − five =