Topik Populer
#Gempa Palu

MALILI — Seorang warga Desa Toddopuli, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, bernama Bakri Baso (45) tewas disambar petir di Pondok Merica, Bendungan Desa Asuli, Selasa (14/11) , Luwu Timur, sekitar pukul 15.00 wita. Selain Bakri, korban lainnya adalah Muslimin (17) warga Desa Lurah Kecamatan Ponrang, Luwu.

Muslimin menderita luka bakar di sekitar perut hingga betis dan kini sementara dalam perawatan medis di RS Vale, Soroako.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kedua korban mengadu nasib sebagai pemetik merica di kebun milik Evan Fard, warga Jl Gunung Kerinci, Desa Wawondula, Towuti, Luwu Timur sejak Minggu (12/11). Bahkan Bakri, memboyong istri dan anaknya.

Kedua korban bersama empat warga Luwu lainnya memetik merica sejak pagi. Setelah istirahat untuk makan siang, mereka melanjutkan pekerjaanya. Sekitar pukul 14.45 wita, hujan mulai turun. Mereka pun beristirahat di pondok kebun. Tak disangka, sebuah petir menyambar Bakri Kaso yang berada di bawah kolong rumah. Korban mengalami luka bakar di bagian dada sebelah kanan. Nyawanya tidak dapat diselamatkan dan meninggal di tempat kejadian.

Adapun korban lainnya, Muslimin berada di atas pondok. Beruntung nyawanya masih bisa diselamatkan dan kini mendapatkan perawatan intensif di RS Vale. ” Yang pertama terkena adalah Bakri. Petir lalu naik ke atas rumah dan menyambar Muslimin,” kata saksi mata, Sahria (40) warga Padang Sappa. Muslimin kata dia saat kejadian duduk di depan pintu pondok. Dia mengaku selamat dari sambaran petir karena berada di tempat yang agak tersembunyi di atas rumah. (eca)