PALOPO – Menyambut semester genap serta tahun baru. Salah satu sekolah unggul di Kota Palopo, SMP Negeri 1 hadir dengan wajah baru. Ada yang berbeda di tampilan sekolah mereka.

Lewat perjuangan dan semangat komite, sekolah yang dikepalai Hj. Suwarnita bersama elemen sekolah, kini wajah SMP Negeri 1 Palopo kian mentereng.

“Seperti yang diketahui beberapa bulan terakhir, kami telah melakukan renovasi dan memperbarui gedung perkantoran dan gerbang dan pagar sekolah,” jelas Kepsek SMP 1 Palopo, yang akrab disapa Nita.

Dia mengatakan, saat ini pihaknya sementara membongkar gedung di tengah halaman sekolah. Halaman itu nantinya akan dibuat lapangan olahraga dan upacara. Terlebih lagi, kata dia, melalui halaman sekolah tanpa adanya ruangan, ia dapat memantau masing-masing kelas.

“Tidak ada gedung di tengah lapangan, pembangunan lapangan basket nanti akan dipadukan dengan lapangan olahraga lainnya, serta lapangan upacara. Kami juga dapat memantau langsung siswa di setiap kelas”, ujar Nita.

Lebih lanjut Nita menjelaskan bahwa, menjadi sekolah rujukan adalah sekolah di bawah binaan kementrian pendidikan nasional, mendapat perhatian khusus serta bantuan sarana dan prasarana.

Menurutnya, kehadiran bantuan pembangunan tersebut sangat membantu pihak sekolah. “Alhamdulillah, bantuan bangunan kami sudah bisa kami digunakan dan dimanfaatkan,” ujarnya.

Sebelumnya, kementrian nasional sudah pernah memberi bantuan. Ini merupakan bantuan kedua turun di sekolah rujukan ini. “Ini merupakan tahun kedua bantuan turun di sekolah kami, bantuan pertama yaitu pembangunan ruang perpustakaan. Bantuan kedua yaitu perkantoran dan pagar,” ungkapnya.

Nita menyebutkan, bantuan renovasi sekolah ini sebesar Rp. 900 juta lebih. Dengan adanya bantuan tersebut, pihaknya dapat merenovasi gerbang sekolah dan ruang perkantoran. Beberapa waktu yang lalu, tim kementrian nasional berkunjung ke SMPN 1 Palopo. “Kemarin ada tim kementrian turun ke sekolah, saya berharap masih diberi bantuan,” harapnya.

Saat ini SMP 1 Palopo memiliki 884 siswa, serta didukung 50 pengajar ASN dan 10 honor, serta memiliki 10 staf dan pegawai. (wah/liq)