Rehab istana Datu Luwu.

KORANSERUYA.COM — Kedatuan Luwu mulai melakukan pembenahan jelang Festival Keraton Nusantara (FKN) ke-13 tahun 2019 mendatang. Sejumlah bangunannya dipoles sedemikian rupa hingga terlihat cantik.

Diketahui, Kedatuan Luwu akan menjadi tuan rumah FKN yang akan dihadiri sejumlah kerajaan yang ada.

salah satu bangunan di Kedatuan Luwu mulai direhab.

Tahun 2016 lalu, empat kepala daerah di Luwu Raya yakni Luwu, Kota Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur
menyatakan siap membantu dalam segi anggaran renovasi Istana Kedatuan Luwu. Hal itu disepakati
dalam pertemuan yang digelar di Auditorium Saokotae, Senin (31/10/2016).

Dalam pertemuan tersebut para kepala daerah siap menyiapkan dana masing-masing Rp1 Miliar untuk rehab Istana Kedatuan Luwu.

Datu Luwu, Andi Maradang Mackulau mengatakan, menjadi tuan rumah FKN ke-13, melalui perundingan yang panjang dari dewan adat se-Tana Luwu. Dan dipilihnya Kota Palopo, karena Istana Kedatuan Luwu berada di Kota Palopo. Namun semua daerah di Luwu Raya harus ikut berpartisipasi dalam FKN 2019 nantinya.

Salah satu bangunan di Kedatuan Luwu sebelum direhab.

”Ini adalah siri’nya Tana Luwu. Maka itu kita harus menyiapkan segala sesuatu dengan baik yakni bekerjasama satu dengan yang lainnya. Dimana setiap daerah harus menyajikan adat dan istiadat daerahnya masing-masing,” sebut Datu Luwu waktu itu.

Datu Luwu mengatakan, dalam FKN nantinya masing-masing wilayah di Tana Luwu bisa menampilkan adat dan budayanya. Seperti Luwu Timur dengan Festival Danau Matanonya, Luwu Utara dengan kota religinya di mana Malangke sebagai pusat perkembangan Islam, Kota Palopo sebagai kota pusaka, dan Luwu dengan ritual maccera tasi’nya. (asm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × 5 =