Salah seorang warga Pontap yang keracunan dirawat di RS St Madyang, Kamis (17/11/2016).
Salah seorang warga Pontap yang keracunan dirawat di RS St Madyang, Kamis (17/11/2016).

LAPORAN: Yahyuni Djamil- Echa Kartini, Palopo

KASUS keracunan akibat mengkonsumsi makanan yang diduga bahannya sudah kadaluarsa kembali terjadi di Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan. Tidak kurang dari 10 warga RT 03/RW 03 Tanjung Ringgit, Kelurahan Pontap, Kecamatan Wara Timur, keracunan setelah mengkonsumsi jalangkote, jualan tetangga mereka.

Dari 10 warga yang keracunan usai makan jalangkote ini, 3 orang dirawat di RS St Madyang Palopo. Dari 3 warga ini, 2 di antaranya anak-anak dan 1 orang orang dewasa.

Lurah Pontap, Anjar Lestari kepada KORAN SeruYA, mengatakan, kemungkinan warga mengalami keracunan di daerahnya masih bertambah dari 10 warga yang sudah ditangani tim medis. “Sebanyak 3 warga dirawat inap karena kondisinya kritis, 7 orang lainnya diperbolehkan pulang,” kata Anjar Lestari, Kamis (17/11/2016).

Menurut Anjar, kasus keracunan yang dialami warganya ini, bermula saat warga membeli sarapan di kios Hj Minahati di RT 03/ RW 03 Tanjung Ringgit, Kamis (17/11/2016) pagi. Beberapa saat setelah menyantap jalangkote, yang dibeli dari kios Hj Minahati, beberapa warga mengalami gejala menggigil, pusing, mual dan muntah-muntah.

“Kami langsung membawa warga yang muntah dan mual-mual ke RS St Madyang Palopo. Setelah diperiksa dokter, warga positif keracunan,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 + four =