Warga desa Binuang datangi Mapolres Bone terkait kasus beras raskin

KORANSERUYA.COM–Puluhan warga desa Binuang Kecamatan Libureng mendatangi Mapolres Bone untuk mengadukan hilangnya jatah raskin beberapa warga di desa yang terletak di sebelah barat ibu kota kabupaten Bone tersebut. Kamis 2 November 2017.

Warga desa ini hendak bertemu dengan Kapolres Bone dan melaporkan aparat desa setempat terkait jatah beras raskin tersebut yang dinilai tiba-tiba hilang tersebut.

Salah seorang warga, Rahmat Hidayat mengatakan masalah tersebut karena pembagian jatah beras raskin yang tidak merata, kata ida beberapa warga di desa tersebut sebelumnya pernah mendapatkan raskin namun tiba-tiba tahun ini tidak dapat lagi, sementara yang lainnya tidak pernah menerima jatah raskin namun ternyata diketahui namanya terdata sebagai penerima raskin diwilayah tersebut.

“Pada intinya kami melaporkan masalah pembagian raskin ini, tapi kami belum pernah mengkonfirmasi kepala desa karena dia jarang di desa,” kata Rahmat.

Kapolres Bone, AKBP Kadarislam membenarkan telah didatangi sejumlah warga dari desa Biunang, kendati demikian Kadarislam mengatakan pihaknya masih perlu mendalami kebenaran informasi yang disampaikan tersebut.

“Mereka melaporkan terkait masalah raskin, saya sudah perintahkan anggota untuk mencari kebenaran informasi tersebut,” ujar Kadarislam.

Sementara Camat Libureng, Rahmat Musyra mengaku informasi laporan warga desa tersebut belum sampai kepadanya, kendati demikian dirinya akan menanyakan masalah tersebut ke kepala desa Biunang H Azis.

“Informasinya belum sampai kepada saya, tapi kalau masalah raskin di desa itu biasanya dikait-kaitkan dengan unsur politik, nanti saya akan tanyakan ke kepala desa Binuang terkait masalah ini,” pungkas Rahmat. (abdulwarishasrat)