Sejumlah pelajar SLTP di Kota Palopo mengikuti lomba perawat cilik dalam rangkaian peringatan HUT ke-43 PPNI tingkat Kota Palopo, di Halaman RSUD Sawerigading Palopo, Sabtu (18/3/2017) lalu. (foto/humas)
Sejumlah pelajar SLTP di Kota Palopo mengikuti lomba perawat cilik dalam rangkaian peringatan HUT ke-43 PPNI tingkat Kota Palopo, di Halaman RSUD Sawerigading Palopo, Sabtu (18/3/2017) lalu. (foto/humas)

KORAN SeruYA–Wali Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, HM Judas Amir, mengapresiasi kinerja para perawat melayani pasien yang bertugas di Puskesmas dan Rumah Sakit di Kota Palopo. Meski begitu, Judas Amir meminta para perawat agar lebih meningkatkan lagi kinerjanya supaya pasien dan keluarga pasien tidak lagi mengeluhkan kinerja para perawat di daerah ini.

“Kinerja perawat sudah sangat baik melayani pasien, tetapi perlu lebih ditingkatkan lagi,” pesan Judas Amir saat menyampaikan sambutannya pada peringatan HUT ke-43 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) tingkat Kota Palopo, Sabtu (18/3/2017) di Halaman RSUD Sawerigading Palopo, Rampoang, Kota Paloppo.

Judas mengingatkan para perawat agar senantiasa memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat. “Sebagai perawat, kita harus mampu memahami dengan benar terkait pelayanan kesehatan maayaraka, khususnya kepada pasien,” ujar Judas Amir.

Judas Amir dalam kesempatan itu, berjanji akan menaikkan insentif bagi perawat yang bertugas di Puskesmas dan Rumah Sakit. “Beri pelayanan terbaik bagi pasien, saya akan menaikkan insentif bagi perawat di puskesmas dan RS,” ujar Judas Amir.

Terkait pelayanan Kesehatan di Kota Palopo, Judas Amir menegaskan, dirinya sangat serius dan tidak main-main. Pemkot Palopo dibawah pemerintahannya sangat konsen dan serius memprogramkan bidang kesehatan, sehingga semua stakeholder terkait bidang kesehatan dituntut serius dan mendukung program bidang kesehatan di daerah ini.

Judas Amir menyampaikan di hadapan para perawat, yang ikut menghadiri peringatan HUT ke-43 PPNI, bahwa eks RSUD Sawerigading Palopo yang saat ini ditempati berkantor Pemkot Palopo, akan dikembalikan sebagai RSUD Palopo tipe C setelah Kantor Wali Kota Palopo yang baru resmi difungsikan.

“Kita rencanakan akan memugar bangunan eks RSUD Palopo tersebut, namun karena bangunan tersebut masuk dalam area Kota Pusaka, dimana bangunan bekas RSUD adalah bangunan bersejarah sehingga bangunan tetap dipertahankan. Kita kembalikan jadi RSUD Palopo tipe C, agar pelayanan kesehatan bisa lebih maksimal lagi,” ungkap Judas Amir.

Sementara itu, Ketua PPNI Kota Palopo, Taufiq mengungkapkan, peran PPNI Kota Palopo terus dikembangkan dan terus bergerak untuk melakukan peran dan fungsinya, baik internal maupun eksternal organisasi. Salah satunya, PPNI Kota Palopo melakukan berbagai upaya peningkatan kompentesi anggotanya agar masyarakat bisa mendapat pelayan aman dan efektif.

Taufiq yang juga Asisten II Bidang Pembangunan Kota Palopo menyatakan, pada momentum HUT ke-43 PPNI, tahun ini, semua elemen PPNI supaya menyatukan langkah bersama dan bersinergi dengan pemeritah untuk mengembangkan organisasi PPNI di semua level. “Tentunya PPNI akan bergerak sejalan dengan program pemerintah, termasuk mempengaruhi kebijakan agar masyarakat penerima layanan keperawatan akan lebih terlayani maksimal,” kata Taufiq.

Untuk diketahui, puncak peringatan HUT ke-43 PPNI di Kota Palopo dilakukan dengan pemotongan tumpeng oleh Wali Kota Palopo, HM Judas Amir. Selanjutnya, Wali Kota bersama sejumlah pihak terkait melakukan kunjungan ke pasien kelas 3 sekaligus penyerahan bingkisan kepada pasien.
Ikut dalam kunjungan pasien tersebut, Ketua TP-PKK Kota Palopo, dr Hj Utiasari, Dirut RSUD Sawerigading Palopo, dr Nasaruddin Nawir, Kepala BPKAD Palopo, Hamzah Jalante, Kepala Dinas Kesehatan, dr Ishak Iskandar, dan sejumlah pejabat Kota Palopo lainnya. (cbd)