Sejumlah mahasiswi STIKES Mega Buana Palopo berfoto bersama disela-sela acara yudisium, di Gedung SCC Palopo, Kamis (15/9/2016).
Sejumlah mahasiswi STIKES Mega Buana Palopo berfoto bersama disela-sela acara yudisium, di Gedung SCC Palopo, Kamis (15/9/2016).
Topik Populer
#Gempa Palu

KORAN SeruYA–Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Mega Buana Palopo kembali menelorkan sarjana baru. Kali ini, jika tidak ada kendala, Sabtu (17/9/2016), STIKES Mega Buana akan mewisuda 320 mahasiswa-mahasiswinya, yang telah menyelesaikan pendidikannya.

Para mahasiswa-mahasiswi yang akan diwisuda, sudah mengikuti yudisium dan ramah tamah, Kamis (15/9/2016) malam lalu, di Gedung SaodenraE Convention Centre (SCC) Kota Palopo.

Yudisium dirangkaikan ramah tamah tersebut, dibuka Ketua STIKES Mega Buana Palopo, DR Nilawaty Uly. Hadir Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo, dr Ishak Ikskandar, serta stakeholder terkait lainnya.

Ishak Iskandar, dalam sambutannya, mengapresiasi STIKES Mega Buana yang kian maju dan berkembang, sebagai lembaga pendidikan tinggi bidang kesehatan di Kota Palopo. Dia juga menyebutkan, STIKES Mega Buana sudah go Internasional.

Dalam kesempatan itu, dr Ishak berpesan kepada 320 mahasiswa-mahasiswi STIKES Mega Buana yang telah menyelesaikan kuliah dan akan diwisuda, agar lebih disiplin, lebih santun, dan lebih ramah lagi jika nantinya telah bekerja di bidang kesehatan.

“Bekerjalah secara ikhlas, bekerja keras, dan bekerja cerdas,” pesan Kepala Dinas Kesehatan Palopo, dr Ishak Iskandar.

Sementara itu, Ketua STIKES Mega Buana Palopo, DR Nilawaty Uly, mengatakan, sebanyak 320 peserta yudisiawan dan yudisiawati telah dinyatakan lulus 100 persen. Nilawaty juga bersyukur tahun ini mahasiswa STIKES Mega Buana dapat selesai tepat waktu.

“Alhamdulillah, STIKES Mega Buana Palopo makin diminati dan mendapat kepercayaan oleh masyarakat,” kata Nilawati Uly

Mengulas pencapaian STIKES Mega Buana Palopo samapi saat ini, kata DR Nilawaty Uli, sampai saat ini, berkat program unggulannya, yaitu Bench Marking, tak heran jika mahasiswa STIKES Mega Buana kaya akan pengalaman dan pengetahuan karena telah mengunjungi beberapa rumah sakit di berbagai negara Asia, seperti Malaysia, Singapora, Taiwan, Beijing, Korea, dan Jepang.

Selain itu, khusus bagi alumni kebidanan dan keperawatan yang belum pegawai negeri, STIKES Mega Buana akan menyeleksi alumninya untuk dipersiapkan menjadi pegawai di Riat dan Quaif.

Setelah prosesi pelaksanaan yudisium, di akhir sambutannya, Ketua STIKES Mega Buana, DR Nilawati Uly mempersembahkan satu buah lagu dengan mengajak seluruh peserta yudisium ikut bernyanyi. Sehingga, pada acara yudisium dan ramah tamah tersebut, tercipta suasana keakraban yang bercampur dengan keharuan. (ayuastariiksan)