Bupati Luwu, Andi Mudzakkar dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palopo, Yusef Eka Darmawan menandatangani MoU program UHC usai pelaksanaan upacara HUT RI di Belopa.
Topik Populer
#Gempa Palu

KORANSERUYA.COM — Pemerintah Kabupaten Luwu memberikan kado istimewa bagi masyarakatnya. Tepat pada perayaan HUT RI ke-72, Kamis (17/8), Pemkab Luwu dan BPJS Kesehatan Cabang Palopo yang menaungi Luwu Raya (Palopo, Luwu, Lutra dan Lutim) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) program Universal Health Coverage (UHC) JKN-KIS.

Pemkab Luwu mendaftarkan sisa masyarakat yang belum memiliki JKN sebanyak 64.485 jiwa dengan total masyarakat yang telah terdaftar JKN-KIS sebanyak 375.535 jiwa. Hal ini merupakan hasil inisiasi yang intens oleh Pemerintah Kabupaten Luwu dalam memerdekakan Jaminan Kesehatan bagi seluruh warganya.

BACA JUGA :Cakka Inspektur Upacara, Putranya Sebagai Ajudan

“Ini salah satu upaya pemerintah dalam menjamin kesehatan warga,” kata Bupati Luwu, Andi Mudzakkar.

MoU dengan Nomor : 75/KTR/IX-06/0817 akan mulai berlaku pada tanggal 01 Januari 2018 mendatang.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palopo, Yusef Eka Darmawan mengatakan Luwu Raya kini menuju program UHC JKN-KIS. Di usia RI ke-72, 4 Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Wilayah Kerja BPJS Kesehatan Cabang Palopo memberikan kado istimewa kepada masyarakat dengan mengikutsertakan Jaminan Kesehatan Nasional secara gratis, melalui program UHC JKN-KIS.

BACA JUGA :Lahir Normal 17 Agustus, Ibu Bayi di Palopo Ini Bahagia

Kata Yusef Eka Darmawan, Kota Palopo yang lebih dulu memulai Program UHC/paripurna JKN-KIS pada tanggal 01 Februari 2017 dengan total Coverage sampai dengan bulan Agustus 2017 sebanyak 194.545 jiwa atau sebesar 95,6% dari total jumlah penduduk Kota Palopo yang telah mendaftar untuk semua segmen kepesertaan JKN-KIS di Kota Palopo.

Setelah Palopo, ada Kabupaten Luwu Timur. Program UHC di Lutim akan mulai berlaku efektif pada tanggal 01 September 2017 dengan mendaftarkan sisa masyarakat yang belum memiliki JKN sebanyak 84.568 jiwa, dengan total masyarakat terdaftar program JKN sebanyak 292.286 jiwa.




Sedangkan untuk Kabupaten Luwu Utara, berdasarkan kesepakatan Abdul Mahfud selaku Sekertaris Daerah dan jajaran SKPD Kabupaten Luwu Utara pada Kegiatan Forum Komunikasi dengan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palopo tanggal 01 Agustus 2017 lalu, akan mengusulkan penandatanganan MOU Program Universal Health Coverage (UHC) JKN-KIS Kabupaten Luwu Utara kepada Bupati Hj. Indah Putri Indriani yang direncanakan akan dilaksanakan pada Hari Kesehatan Nasional tanggal 12 November 2017 di Masamba Kabupaten Luwu Utara.

“Pemerintah daerah yang melakukan PKS maupun MoU UHC JKN-KIS telah melakukan langkah yang tepat, strategis dan genius dalam mewujudkan kehadiran Pemerintah Daerah kepada rakyatnya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakatnya. Selain itu program ini memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan perekonomian”, sebut Yusef Eka.

BACA JUGA :Akhirnya… Luwu dan Lutra Sepakat Jalankan Program UHC BPJS Kesehatan

Selain itu, Program JKN-KIS juga dapat mendorong percepatan pengentasan kemiskinan melalui program JKN-KIS, masyarakat yang miskin tidak akan terjerumus dalam jurang kemiskinan yang semakin dalam ketika sakit. Kemudian, masyarakat yang tidak miskin akan terhindar dari kemiskinan ketika mengalami sakit kronis.

“Dengan adanya program JKN-KIS orang miskin tidak bertambah miskin ketika sakit dan orang yang tidak miskin dapat terhindar dari kemiskinan ketika mengalami sakit kronis, UHC JKN juga meningkatkan harapan usia hidup dan produktivitas SDM serta membangun bangsa,” tandas Yusef Eka. (asm)