Kakek berusia 60 tahun ini, Li, diamankan polisi di Toraja karena diduga memperkosa bocah usia 6 tahun di Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Kakek berusia 60 tahun ini, Li, diamankan polisi di Toraja karena diduga memperkosa bocah usia 6 tahun di Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. (ft/facebook Andi Randy P)
Kakek berusia 60 tahun ini, Li, diamankan polisi di Toraja karena diduga memperkosa bocah usia 6 tahun di Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Kakek berusia 60 tahun ini, Li, diamankan polisi di Toraja karena diduga memperkosa bocah usia 6 tahun di Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. (ft/facebook Andi Randy P)

KORAN SeruYA–Seorang kakek berusia 60 tahun, Li, warga Dusun Laelae, Desa Marannu, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, diamankan polisi dalam persembunyiannya di Toraja. Li yang sudah bau tanah ini diduga menggagahi anak tetangganya yang masih berusia 6 tahun, sebut saja Melati.

Tim buru sergap (Buser) Polsek Baebunta mengamankan Li, Rabu (8/3/2017) di Toraja, di rumah keluarganya, sekitar pukul 03:00 dini hari.

Yang memiriskan, kakek ini sudah pakai tongkat karena usianya sudah tua saat digelandang polisi.

Kakek berusia 60 tahun ini, Li, diamankan polisi di Toraja karena diduga memperkosa bocah usia 6 tahun di Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan.
Kakek berusia 60 tahun ini, Li, diamankan polisi di Toraja karena diduga memperkosa bocah usia 6 tahun di Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. (ft/facebook Andi Randy P)

“Pelaku sudah diamankan di Polsek Baebunta, karena lokasi kejadiannya di sana. Pelaku diamankan sehari setelah keluarga korban melaporkan kasus asusila yang dilakukan dia (Li),” kata Kapolres Luwu Utara, AKBP Dhafi di Masamba.

Kasus asusila yang menggiring kakek Li masuk sel ini, bermula saat pelaku melihat Melati sedang bermain sendiri, sehingga pelaku menghampiri korban. Pelaku mengajak korban masuk rumahnya. Namanya anak kecil yang belum mengetahui apa-apa, apalagi pelaku memberi korban uang sebesar Rp2.000, tak menolak ajakan sang kakek.

Nah, dalam rumahnya, pelaku kemudian membawa korban masuk kamarnya. Diduga dalam kamar itulah pelaku yang sudah dirasuki setan menggagahi Melati yang masih bau kencur.

“Pelaku dijerat kasus perkosaan anak dibawah umur. Ancamannya bisa 20 tahun penjara,” kata AKBP Dhafi. (fim)