Para pemain Arsenal tertunduk lesu usai dibantai Bayern Muenchen 1-5.
Para pemain Arsenal tertunduk lesu usai dibantai Bayern Muenchen 1-5.

KORANSERUYA.com–Arsenal jadi bulan-bulanan Bayern Muenchen di babak 16 besar Liga Champions dalam dua kali pertemuan. Leg pertama The Gunners kalah 1-5, kemudian leg kedua di Emirates Stadium, dini hari tadi, mereka kembali kalah dengan skor identik.

Arsenal pun tersingkir dengan cara mengenaskan di Liga Champions musim ini, takluk dengan aggregat mencolok, 2-10.

Padaha pada laga dini hari tadi, Arsenal sempat unggul lebih dulu di babak pertama. Namun setelah bemain dengan 10 pemain, The Gunners babak belur di tangan para pemain The Bavarian yang melesakkan total lima gol di laga itu.

Atas kekalahan itu, pelatih Arsenal, Arsene Wenger menyebut timnya menjadi tim yang sangat tak beruntung sekali. Malah, ia juga juga meyalahkan wasit Anastasios Sidiropoulo asal Yunani yang lebih membela Muenchen.

“Keputusan wasit sama sekali sulit kami mengerti. Kami sudah menunjukkan permainan yang kami inginkan. Tapi lebih banyak hal yang sulit untuk kami jelaskan dari kekalahan ini,” ungkap Wenger usai laga.

Salah satu yang disorot pelatih Prancis itu adalah kartu merah yang diberikan untuk bek tengah andalan Arsenal, Laurent Koscielny.

Bek Prancis itu langsung mendapat kartu kuning kedua hanya karena melakukan protes usai kartu kuning pertama yang membuat wasit langsung mencabut kartu merah dari sakunya.

Selain itu, Wenger juga merujuk pada sejumlah pelanggaran Muenchen yang harusnya berbuah penalti bagi Arsenal. “Kami harusnya dapat penalti atas pelanggaran kepada Walcot,” ucapnya.

“Gol Lewandoski juga seharusnya offside. Ini benar-benar sulit, padahal kami sudah bermain cukup baik,” tutupnya. (kin)