KN SAR Antasena yang sementara 'parkir' di Pelabuhan Tanjung Ringgit Palopo.
KN SAR Antasena yang sementara 'parkir' di Pelabuhan Tanjung Ringgit Palopo.

Koranseruya.com – Kapal Negara (KN) Search And Rescue (SAR) Antasena 234 dari Makassar sandar di Pelabuhan Tanjung Ringgit Kota Palopo, Sulawesi Selatan sejak Senin (13/3) pagi. Bukan untuk melakukan aksi penyelamatan, melainkan untuk mendukung kegiatan pelatihan survivor tempur yang dilaksanakan TNI Angkatan Udara. Rencananya, kapal ini akan mendukung kegiatan tersebut selama lima hari yaitu, mulai tanggal 12-17 Maret di perairan teluk Bone.

Kapal yang dinahkodai Haris Supardi membawa awak sebanyak 15 orang. Sebelum bersandar di Pelabuhan Tanjung Ringgit Kapal yang bertolak dari Makassar ini transit dulu di Kabupaten Bone. Sebenarnya, sejak tadi malam kapal itu telah memasuki perairan Kota Palopo, namun baru pagi tadi kapal itu dapat bersandar di Pelabuhan Tanjung Ringgit.

“ Kami belum tahu medan disini. Takutnya ada jaring atau rumput laut nelayan yang rusak gara- gara kami, makanya kami parkir 3 mill dari dermaga,” ujar Haris siang tadi. Haris Supardi mengatakan Timnya sengaja dilibatkan dalam pelatihan survivor tempur untuk memback up saat latihan berada di laut. Agar nantinya dapat memberikan pertolongan pertama bila ada hal yang tidak diinginkan terjadi.

“Kami memback up dari segi safety, tapi mudah-mudahan semua berjalan lancar dan semua selamat,” katanya. Jenis Kapal Rescue ini biasa diterjunkan Basarnas jika ada misi penyelematan di laut. Berdomisili di Makassar, Kapal ini memiliki wilayah kerja Sulselbar. (liq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × two =