ponakan tikam om, berita terkini malili, luwu timur, polres luwu timur
Tersangka kasus pembunuhan di Desa Margalembo menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Luwu Timur, Kamis (2/3).

KORANSERUYA.com–Kasus pembunuhan om oleh ponakannya sendiri di Desa Margalembo, saat ini sudah ditangani Polres Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan. Kabarnya penyidik tengah menelusuri indikasi pembunuhan berencana terhadap Masjaya (39) yang juga karyawan Bank Danamon unit Mangkutana. Apalagi terkuak kalau pelaku memang sengaja membawa badik sebelum kejadian.

Pelaku yang diketahui bernama Ilhamsyah (29) saat ini sudah ditahan dan ditetapkan tersangka. Hingga Kamis (2/3) petang, penyidik Satreskrim Polres Luwu Timur masih menginterogasi Ilhamsyah.

Kasat Reskrim Polres Lutim, AKP Abdul Samad melalui Kaur Reskrim, Iptu Agusman membenarkan penetapan tersangka Ilshamsyah. Dalam hal ini, warga Desa Balai Kembang Kecamatan Mangkutana itu dianggap melakukan perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan.

“Sudah tersangka. Tapi kami masih mendalami kasus ini,” kata Iptu Agusman kepada Koranseruya.com, Kamis (2/3) petang.

Namun demikian, Agusman mengaku pihaknya juga mendalami indikasi pembunuhan berencana dalam kasus ini. Sebab Ilhamsyah diketahui memang membawa badik sebelum menghabisi nyawa Masjaya (39) yang tidak lain pamannya sendiri. “Tapi kan tidak langsung menggunakan badiknya saat pertemua pertama. Jadi masih dilakukan pendalaman, apakah memang sudah terencana,” jelasnya.

Diakui Agusman, memang saat ini pelaku baru disangkakan Pasal 338, namun tidak menutup kemungkinan dilapis dengan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup sampai hukuman mati.

Diberitakan sebelumnya, Masjaya, warga Desa Margalembo tewas mengenaskan, malam tadi sekitar pukul 21.00 wita. Pegawai Bank Danamon Luwu Timur itu tewas setelah ditikam badik di bagian ulu hatinya.

Pelakunya bernama Ilhamsyah warga Desa Balai Kembang, Kecamatan Mangkutana. Antara korban dan pelaku masih bertalian keluarga, Om dan keponakan. Masalahnya, diduga karena faktor cemburu.

Informasi yang dihimpun Koran SeruYA menyebutkan, sekitar pukul 20.30 Wita, korban bersama rekannya sesama Pegawai Bank Danamon, Rosnina Amir (26), mendatangi salah seorang calon nasabah di Dusun Margosuko, Margalembo untuk membicarakan soal kredit yang diajukan.

Pelaku yang punya hubungan spesial dengan Rosnina merasa cemburu melihat korban dan pacarnya jalan di malam hari. Belum usai urusan kredit, pelaku yang datang berboncengan dengan kawannya, datang dan
menjemput Nina secara paksa. Pelaku sempat melontarkan kata tidak etis yang membuat korban tersinggung. ”Pulang saja. Istrimu di rumah marah-marah,” kata pelaku.

Korban yang merasa tersinggung dengan perkataan ponakannya itu, lalu menganiaya pelaku menggunakan balok kayu. Tak tahan dipukul, Ilhamsyah lalu mencabut badik dan menikam pamannya itu hingga tewas. Korban langsung meninggal di TKP.

Sekitar dua jam kemudian petugas Polsek Mangkutana, berhasil mengamankan pelaku di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Tomoni. Siang tadi kasus ini dilimpahkan ke Polres Luwu Timur.

Sementara itu, di hadapan penyidik, pelaku pembunuhan karyawan Bank Danamon, Ilhamsyah mengaku nekat menghabisi nyawa pamannya sendiri, Masjaya. Karena terbakar api cemburu. Ia pun marah setelah mengetahui pacarnya Rosnina, pergi bersama korban di rumah salah satu calon nasabahnya di Desa Margalembo.

Seketika itu, emosi pelaku tersulut lalu pergi menemui Rosnina di desa Margalembo. “Saya bawa badik dari rumah karena yakin bahwa pasti kami akan berkelahi, korban sempat mengejar dan menyerang pakai balok, tapi saya tangkis, saat itulah, saya menikam pakai badik,” ungkap Ilhamsyah.

Dia menambahkan, korban dan istrinya memang sering bertengkar karena korban berusaha mendekati Rosnina. “Saya memang mau bertemu dan berbicara langsung dengan korban agar masalah ini bisa selesai,” ungkapnya.

(kin)

BACA JUGA:
Pegadaian Syariah Luwu Bantu Nasabah Miliki Mobil, Cek Infonya di Sini!
Durian Loppo Te**’, Dimana Bisa Ditemukan?
Cemburu, Keponakan Tikam Om Hingga Tewas…Usus Terburai