Andi Mudzakkar menyerahkan SK kepada honorer yang ada di Luwu. Gaji mereka nantinya akan disesuaikan dengan UMP.

KORANSERUYA.COM — Sebanyak 2.951 tenaga guru honorer dan administrasi pendidikan menerima Surat Keputusan (SK) dari Bupati Luwu, Andi Mudzakkar, Rabu (08/11/2017).

Yang menarik, banyak diantara honorer tersebut yang menitikkan air mata saat menerima SK dari Bupati Luwu, Andi Mudzakkar. Betapa tidak, dengan adanya SK tersebut maka upah yang diterimanya disesuaikan dengan standar Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar Rp2.455.000.

“Ini patut disambut gembira karena gaji tenaga honorer akan naik sesuai dengan UMP,” kata Bupati yang akrab disapa Cakka itu.

Cakka mengatakan, pemberian honor yang sesuai dengan UMP kepada para tenaga honorer itu murni karena kebijakannya sebagai bupati. Kebijakan itu, kata dia untuk meningkatkan kesejahteraan para guru honorer atau tenaga administrasi pendidikan di sekolah.

“Aturan ini tidak melanggar. Inisiatif saya ini semata-mata agar kesejahteraan tenaga honorer bisa meningkat,” kata kandidat wakil gubernur Sulsel ini.

Ke depan, lanjut Cakka, pihaknya juga akan memberikan SK dan upah yang sama kepada guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK).

Pada kesempatan tersebut, Cakka menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan, Amang Usman, untuk mendata guru yang belum sarjana. Nantinya, mereka akan dikuliahkan sehingga memperoleh gelar sarjana.

” Akan kita anggarkan dalam APBD. Namun, tetap mengacu kepada aturan yang ada,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Luwu, Amang Usman, melaporkan tenaga honorer yang menerima SK tersebut sebanyak 1.920 guru honorer SD dan 1.031 guru honorer SMP bersama tenaga administrasi pendidikan. Amang mengakui, lantaran terbatasnya informasi, masih ada sekolah yang belum mengusulkan guru honorer di sekolahnya. Kendati demikian, pihaknya tetap akan mengakomodir.

” Yang mencerdaskan siswa dan negara ini adalah guru. Makanya kita fokus mensejahterakan para guru,” katanya.

Sebelumnya, ribuan guru honorer di Kabupaten Luwu hanya menerima upah sesuai dengan kebijakan kepala sekolah masing-masing. Nilainya bervariasi untuk setiap sekolah, mulai dari Rp250 ribu hingga Rp400 ribu perbulannya. (eca/asm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 + nineteen =