Kepala Bandara Bua, Syarifuddin
Kepala Bandara Bua, Syarifuddin
Topik Populer
#Gempa Palu

KORANSERUYA.COM — Kepala Bandara Bua, Luwu,  Syarifuddin mengatakan, dengan bakal masuknya Maskapai penerbangan Garuda di Bandara Bua akan berdampak pada harga tiket. Otomatis kata dia, harga tiketnya akan bersaing dengan Wings Air yang sudah terlebih dahulu beroperasi.

BACA JUGA : Sisi Lain Bupati Luwu (1)

” Ini merupakan keuntunggan bagi pengguna pesawat terbang atau konsumen. Karena Wings Air pemain tunggal maka mereka bisa menentukan tarif sendiri,” katanya kepada KoranseruYA.com saat dihubungi Minggu (6/8). Dia mengungkapkan selama ini, Wings Air menjual tarif kepada konsumen berkisar antara Rp 400 hingga Rp 700 ribu lebih. Menurutnya, tarif tersebut belum pernah melampui harga tertinggi yang ditetapkan oleh pemerintah yakni Rp 820 ribu.

BACA JUGA : Garuda Akhirnya Buka Penerbangan ke Bua Luwu

” Kalau sudah lewat dari itu pasti kita tegur. Namun sampai saat ini belum ada seperti itu. Untuk saat ini saja tarifnya pada kisaran Rp 400 ribu. Kecuali pada peak season atau musim full penumpang, tarif memang agak naik,” katanya.

Dia mengatakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Tana Luwu, keberadaan Wings Air, yang hanya melayani satu kali penerbangan dari Bua-Makassar dan sebaliknya, memang tidak mampu memenuhi animo masyarakat yang ingin cepat sampai di tujuan dengan menggunakan pesawat terbang. ” Sejak penerbangan dibuka dulu memang tiap hari full. Idealnya memang dua sampai tiga pesawat dalam satu hari yang melayani masyarakat,” katanya.




Selain Garuda, ungkap Syafruddin ada beberapa maskapai penerbangan lainnya yang ingin masuk ke Bandara Bua. Hanya saja, masih terkendala dengan izin di Kementrian Perhubungan. (adn)