Komisi II saat meninjau pembangunan Kantor Lurah Sampoddo dan Pontap.
Topik Populer
#Gempa Palu

KORANSERUYA.COM — Komisi II DPRD Kota Palopo kembali menjalankan tugasnya sebagai fungsi pengawasan. Senin (14/8) siang, sejumlah anggota dewan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II, Bakri Tahir melakukan kunjungan lapangan pembangunan Kantor Lurah Sampoddo dan Kantor Lurah Pontap yang terletak di Kecamatan Wara Timur.

Saat melakukan kunjungan, komisi II menemukan sejumlah pembangunan yang dicurigai tidak sesuai bestek. Seperti pada pembangunan Kantor Lurah Sampoddo yang menelan anggaran APBD Rp278.138.000. Proyek yang dikerjakan CV Ghaniyya itu dari pantauan komisi II, besi selop biasanya menggunakan empat batang besi, mereka menemukan hanya menggunakan tiga besi.

BACA JUGA :VIDEO Lucu..Pakai Daster, Kapolres Palopo Ikut Lomba 17-an

Komisi II kemudian melanjutkan kunjungan ke pembangunan Kantor Kelurahan Pontap yang terletak di jalan Yosdar. Pembangunan kantor tersebut menelan anggaran lebih besar lagi Rp460.435.000 dengan luas dan bangunan yang tidak beda jauh dengan kantor Kelurahan Sampoddo. Proyek tersebut dilaksanakan oleh CV Syalwa Konstruksi. Di sini, komisi II menemukan timbunan menggunakan bekas pembongkaran.

“Keluarkan itu bekas pembongkaran,” kata Anggota komisi II, Hamka Pasau.

Pelaksana, Iwan yang ada di lokasi saat itu mengatakan akan melaksanakan perintah itu. “Iyya, kami upayakan untuk dikeluarkan,” sebutnya.

BACA JUGA :Rubuh Sejak Juni Lalu, Pagar SMPN 3 Palopo Belum Juga Diperbaiki

Komisi II berjanji akan melakukan RDP dalam waktu dekat untuk membahas sejumlah permasalahan yang ditemukan, termasuk mempertanyakan perbedaan anggaran yang begitu mencolok dari kedua pembangunan kantor lurah tersebut.

“Kita akan panggil semua instansi terkait juga para rekanan. Kita juga akan tanyakan bangunan yang hampir sama tapi anggarannya jauh beda,” tandas Bakri Tahir. Nampak juga anggota komisi lainnya dalam kunjungan itu, Abd Rauf Rahim, Marigallang Zubir Surasman dan Herman Wahidin. (asm)