Pra Musrenbang RKPD 2018 di Hotel Clarion Makassar
Pra Musrenbang RKPD 2018 di Hotel Clarion Makassar

Koranseruya.com. Usulan warga Malangke, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, soal pengadaan kondom bergetar tampaknya membuahkan hasil. Usulan tersebut bakal diakomodir oleh pemerintah provinsi Sulsel pada tahun anggaran 2018 mendatang. Dari 200 buah yang diusul, pemprov hanya akan mengakomodir sebagian. Itu berarti bahwa warga Malangke bakal berebut kondom yang bisa membuat wanita ejakulasi hingga beberapa kali dalam satu kali berhubungan ini.

” Pada dasarnya, provinsi mengakomodir usulan tersebut. Hanya, kondom ini produk terbatas. Biasanya, hanya sampel produk. Jadi, kita tunggu saja berapa yang disediakan pemprov,” kata Kepala Bidang Pembangunan Manusia dan masyarakat Bappeda Luwu Utara, Saiful Amir, usai mengikuti Pramusrenbang RKPD Provinsi Sulsel 2018 di Hotel Clarion Makassar, Kamis (16/3) .

Menurut Saiful sesuai dengan regulasi, untuk alat kontrasepsi seperti kondom dan lainnya untuk menyiapkannya bukan lagi kewenangan pemkab atau kota. ” Tapi, sudah diambil alih oleh provinsi,” ujarnya.

Sebelumnya, anggota DPRD Luwu Utara, Karemuddin menganggap, kondom bergetar tersebut tidak cocok dengan budaya Luwu Utara. Dia mengatakan, apabila diakomodir justru akan membuat warga menjadi ketagihan dengan kondom itu. ” Bagaimana kalau masyarakat ekonomi lemah yang ketagihan. Apakah pemkab atau pemprov akan menyediakannya setiap saat,” katanya. (liq)

BACA JUGA :Bupati Cantik Ini Akomodir Kondom Bergetar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nine − 4 =