PALOPO — Pasca penutupan Tempat Hiburan Malam (THM) di Kawasan Labombo, angka kriminalitas di kota Palopo turun drastis.

Aksi pembusuran, panjamberatan dan pencurian yang selama ini marak di Kota Palopo tidak terjadi lagi.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, mengaku dua pekan terakhir, pihaknya hanya menerima enam Laporan Polisi (LP). Bahkan, dalam satu hari sama sekali tidak ada laporan yang masuk.

“Alhamdulillah, angka kriminalitas menurun drastis. Mengenai LP pembusuran dan penjambretan sama sekali tidak ada. Mungkin ini imbas dari penutupan THM,” kata Ardy Yusuf, Kamis (9/11/2017).

AKP Ardy Yusuf juga mengakui jika salah satu pemicu terjadinya tindak kekerasan adalah minuman keras.

Diketahui didalam kawasan labombo terdapat kurang lebih lima THM. Mulai dari Kasablanka, Fortune, Tongkonan, Markopolo dan Centro. Beberapa waktu lalu, pihak Polres Palopo melarang beroperasinya THM lantaran tidak memiliki Surat Izin Penjualan Minuman Beralkohol.

Pengusaha THM dibolehkan beroperasi dengan catatan hanya menjual minuman ringan seperti Fanta, Sprite dab lainnya.

Karena merasa rugi, pengusaha THM terpaksa menutup usahanya. (liq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nine + eight =