PALOPO – Sat Shabara Polres Palopo kembali merazia minuman keras tradisional atau Ballo di beberapa warung, Kec. Telluwanua, Selasa (1/5) siang. Ballo yang disita tersebut berasal dari luar kota dan baru saja sampai di Kota Palopo. Rencananya minuman keras tradisional tersebut akan dipasarkan di Palopo.
“Kami berhasil menyita ballo dari tangan penjual di Kec. Telluwanua. Ini berkat adanya laporan dari warga. Ballo tersebut didatangkan dari Lamasi dan Simbuang, Walmas, Kab. Luwu dan akan dijual di Palopo,” ujar KBO Shabara, Ipda Marsuki.
Sebanyak 440 liter Ballo disita siang itu. Minuman tradisional tersebut dikemas dalam jerigen isi 20 liter.
“22 jerigen isi 20 liter berhasil kami sita dalam operasi tersebut. Kami juga masih menyisir daerah-daerah lain yang dicurigai masih menjual miras. Kalau kami mengetahui mereka menjual atau menyembunyikan miras, kami akan langsung sita,” tuturnya.
Ratusan liter Ballo tersebut kemudiaan dibawa ke Mapolres Palopo. Sementara penjual minuman keras tersebut diberi peringatan agar tidak lagi menjual minuman keras.
“Kami memang gencar merazia semua jenis minuman keras. Ini juga sesuai dengan instruksi Kapolres Palopo, AKBP Taswin. Termasuk juga menjelang bulan Ramadhan dan mengurangi angka kriminalitas di Kota Palopo,” ungkapnya.
Menjelang bulan suci Ramadhan Polres Palopo tengah gencar merazia sejumlah tempat yang dicurigai menjual minuman keras termasuk Ballo. Sudah ribuan liter dirazia oleh korps berbaju cokelat itu. Rencananya, ballo sitaan itu akan dimusnahkan dalam waktu dekat ini. (liq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × two =